Selebtek.suara.com - Ferdy Sambo ternyata sangat matang mengatur skenario tewasnya Brigadir J di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Fakta ini terungkap saat AKBP Ridwan Soplanit menjadi saksi di sidang obstruction of justice dengan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria.
Ridwan mengatakan saat menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan berita acara pemeriksaan (BAP) telah disusun rapih. Di sana tertulis jika terjadi baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E. Diselipkan pula peristiwa pelecehan seksual yang dialami Putri.
Saat itu BAP yang disusun oleh Polres Metro Jakarta Selatan diantar langsung oleh Kombes Budhi Herdi yang kala itu menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan ke Ferdy Sambo. Namun BAP tak langsung disetujui, Sambo meminta istrinya untuk mengoreksi.
"Dia tidak langsung setuju, dia ke lantai atas sampaikan ke Bu PC. Setelah itu turun lagi, (baru oke) iya," tutur Ridwan Soplanit.
Kemudian saat olah TKP, Ridwan mengatakan jika merasa diintervensi. Salah satunya adalah tim Ridwan tidak langsung mengamankan CCTV di pos satpam Komplek Polri Duren Tiga.
"Bagi saya itu problem, tantangan bagi saya itu pada saat kami sudah melakukan olah TKP dan memang merasa situasi terintervensi ya. Terintervensi karena bukan lagi head to head, orang per orang, tapi memang situasi pada saat kami olah TKP itu status quo, kami itu sudah dimasukin sama dari Propam waktu itu," jawab Ridwan.
Ridwan mengaku sudah melakukan oah TKP dengan langkah yang jelas. Namun tim Ridwan mendapat kendala yakni dimintanya barang bukti.
"Tapi pada saat itu, kendala yang kami hadapi itu kan diluar pemikiran kami, bahwa nanti ada pengambilan barang bukti dan saksi dari kami, yang membuat kami, saya, lebih fokus ke sana," sebut Ridwan.
"Jadi penyitaan DVR CCTV yang ada di pos ini baru dipikirkan nanti karena masih fokus di dalam rumah?" tanya kuasa hukum Irfan.
Baca Juga: Catat! Daftar HP Xiaomi yang Tidak Kebagian MIUI 14
"Iya, itu sudah masuk dalam perencanaan, setelah dari dalam. Kan sistemnya kan, kami melakukan spiral kan, metode yang kami mainkan, kan, nanti makin meluas," beber Ridwan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama
-
Kenapa Bendera Arab Saudi Tak Boleh Sentuh Tanah di Piala Dunia 2026?
-
Kal Ho Naa Ho: Pengorbanan Cinta Shah Rukh Khan yang Bikin Haru, Besok Pagi di ANTV
-
Nagita Slavina Dilaporkan Jadi Presiden Persikad Depok
-
Sinar Matahari Ternyata Tak Cukup: Temuan Baru Ungkap Mengapa Plastik Bertahan Lama di Perairan
-
7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
-
Prediksi Skor Prancis vs Senegal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Ulasan Serial Zomvivor: Drama Horor Thriller dengan Efek Visual Luar Biasa!
-
Menuju Panggung M Bloc: Jakarta Indiesphere 2026 Cari Permata Baru di Skena Musik Independen
-
Siapa Sudaryono Wamentan? Ini Biodata dan Perjalanan Karier Mas Dar