Selebtek.suara.com - Persidangan terkait tewasnya Brigadir J terus mengungkap banyak fakta. Salah satunya adalah pesan Ferdy Sambo saat pihak kepolisian Jakarta Selatan melakukan olah TKP.
Mantan Kadiv Propam itu mengatakan kepada AKBP Ridwan Soplanit yang saat itu menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan untuk tidak membuat ramai tewasnya Brigadir J.
Kesaksian Ridwan ini diungkapkan pada persidangan obstruction of justice kasus pembunuhan Yosua pembunuhan Brigadir J dengan terdaksa Irfan Widyanto
"Saya menyampaikan kepada FS (Ferdy Sambo) bahwa 'mohon izin jenderal saya harus segera memanggil tim olah TKP saya'," ujar Ridwan.
Saat ditanya bagaimana respon Ferdy Sambo saat itu, Ridwan mengatakan jika suami Putri Candrawathi itu menitipkan pesan kepadanya. Ia diminta untuk melakukan olah TKP dengan orang secukupnya dan tak boleh membocorkan tewasnya Brigadir J ke publik.
"Pada saat itu FS bilang 'kamu panggil tim olah TKP mu tapi nggak usah ribut-ribut, nggak usah ramai-ramai di luar. Kamu tidak usah ngomong-ngomong dulu kemana-mana, panggil aja olah TKP nya ke sini'," jelas Ridwan.
Sementara itu pada sesaat tewasnya Brigadir J, anak buah Ferdy Samo yakni Kombes Pol Susanto sempat mengambil barang bukti berupa pistol yang sudah diamankan di lokasi. Susanto adalah mantan Kabag Gakkum Roprovost Divpropam Polri.
Saat itu Susanto mengambil barang bukti senjata api jenis HS dan Glock-17. Dua senjata ini dipakai untuk dalih aksi saling tembak antara Bharada E dan Brigadir J. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
WO Pernikahan Teuku Rassya Buka Suara soal Tamara Bleszynski yang Tak Pakai Baju Seragam
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi