Selebtek.suara.com - Dewi Perssik telah bertemu dengan wanita yang menghinanya dengan kata-kata kasar di media sosial beberapa waktu lalu. Meski haters yang diketahui bernama Winarsih itu sudah meminta maaf, namun sang pedangdut tetap bersikeras untuk melanjutkan proses hukum.
Penyanyi yang akrab disapa Depe itu mengaku sakit hati karena hinaan wanita yang menyebutnya lonte dan suka jual diri berimbas pada keluarganya di kampung halaman.
Namun alih-alih kesal anaknya dihina sebagai pelacur, sang ibu malah meminta Dewi Perssik untuk melepaskan hatersnya.
Ibunda Dewi Perssik, Sri Muna, merasa kasihan melihat penghina anaknya dilaporkan ke polisi. Menurutnya berbagai hinaan yang diterima Depe akan dibalas oleh sang pencipta.
"Aku bilang ma sudah ditangkap, terus mamih aku bilang 'udah nak kasihan jangan sampai dipenjara' kata mami," kata Dewi Perssik, dikutip dari akun Instagram @rumpi_gosip, Jumat (11/11/2022).
"Jadi kamu maafkan biar Allah yang membalas," kata Depe menirukan ucapan sang ibunda.
Dewi Perssik pun berkeinginan agar hatersnya bertemu dengan sang ibunda untuk meminta maaf langsung padanya.
"Saya bilang, iya tapi harus ketemu mah, 'yaudah ketemu'. Masih ada tiga orang lagi, 'iya, tapi kamu kan kerja sibuk'. Paling mamaku cuma ngomong gitu aja. Terus yaudah aku beliin berlian besok seneng dia," ujar Depe.
Unggahan tersebut menuai banyak reaksi warganet di kolom komentar. Mereka menilai jika Dewi Perssik melepaskan para haters dan mencabut laporan, maka dirinya tidak berbeda dengan lesti Kejora.
Baca Juga: Merasa seperti Teroris, Alasan Nikita Mirzani Tak Betah di Rumah Sakit saat Sakit Saraf Kejepit
"Ehhh di cabutt. Katanya harus punya prinsip," komentar salah satu warganet.
"Hahaha sama dong dengan belerr udah buat huru hara ehhh di cabut," timpal warganet lainnya.
"Nah sama Lesti kedua. Kemarin L cabut laporan dighibahin, dia sekarang cabut laporan juga karena kasihan...sudah pada emosi dibesarin giliran dah publik, damai," imbuh yang lain.
"Kalau gak dipenjara berarti DP sama Lesti sama saja sifatnya. Sama-sama menjilat ludah sendiri," ujar warganet yang lain.
Wanita yang hina Dewi Perssik mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani mediasi
Wanita penghina Dewi Perssik kini hanya bisa menangis memohon maaf kepada sang pedangdut. Akibat hinaan kasar yang ia lontarkan di media sosial, wanita 50 tahun itu terancam hukuman 4 tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%