Selebtek.suara.com - Seorang petugas polisi Yongsan yang sedang diselidiki sehubungan dengan tragedi Itaewon ditemukan tewas pada hari Jumat (11/11/2022)
Petugas, yang diidentifikasi dengan nama belakang Jeong, menghadapi tuduhan bahwa dia terlibat dalam penghapusan laporan yang mengajukan kekhawatiran tentang langkah-langkah keamanan selama periode Halloween.
Jeong, 55, ditemukan tewas di rumahnya di Gangbuk-gu, Seoul pada pukul 12:45, Jumat. Anggota keluarga menemukan Jeong dan melaporkannya ke polisi.
Jeong dilaporkan mengirim pesan yang menyiratkan bunuh diri kepada beberapa rekannya sehari sebelumnya. Polisi sedang memeriksa situasi dan tempat kejadian, dengan asumsi bahwa Jeong telah meninggal karena bunuh diri.
Jeong diidentifikasi oleh tim investigasi khusus polisi atas tuduhan bahwa dia telah menghapus dokumen dari komputer karyawan lain – yang awalnya menulis laporan – dan bahwa dia telah membujuk pekerja lain untuk bekerja sama selama proses tersebut.
Jeong dan atasannya bermarga Kim, didakwa atas beberapa tuduhan termasuk penghancuran barang bukti dan kelalaian profesional. Tim penyelidik berusaha mengklarifikasi situasi dengan menanyai petugas departemen intelijen Kantor Polisi Yongsan. ***
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI