Selebtek.suara.com - Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan empat mayat satu keluarga di perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat. Dari rumah tersebut, polisi menemukan bungkus makanan dan struk belanja.
"Dari berbagai penyelidikan kami terakhir ini, termasuk hari ini kita temukan bungkus bekas makanan," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Minggu (13/11/2022), dikutip dari PMJ News.
Bungkus makanan tersebut akan diteliti untuk mengungkap kapan terakhir kali para korban makan.
"Ini kita teliti kapan yang bersangkutan terakhir makan, termasuk struk belanja di salah satu supermarket. Kita akan teliti lagi," lanjutnya.
Penemuan benda-benda tersebut akan dipadukan dengan hasil penyelidikan forensik untuk menentukan penyebab kematian para korban.
"Nanti dipadukan dengan kedokteran forensik, termasuk laboratorium forensik apa motif maupun sebab kematian dari pada warga yang di rumah ini," ujar Hengki.
Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pihaknya belum menyimpulkan penyebab empat orang yang di temukan meninggal dunia yang sudah mengering tersebut.
Dugaan sementara empat mayat yang terdiri dari Rudianto (71), Margaret (58), Dian (40) dan Budianto (69) tewas karena tidak makan dan minum selama 3 minggu.
Hal itu berdasarkan hasil autopsi yang menunjukan tidak ada makanan dalam lambung jenazah. Otot-otot mayat juga sudah mengecil.
Baca Juga: Cara Melacak iPhone yang Hilang, Pastikan Ingat Apple ID Anda!
Namun belakangan diketahui fakta mengejutkan bahwa keluarga yang tewas tersebut memiliki aset yang fantastis senilai Rp3,8 miliar. Informasi tersebut diperoleh kepolisian melalui keterangan salah seorang tokoh pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz.
"Kalau dilihat dari segi rumah yang tinggal di kawasan komplek, tidak mungkin dia tidak makan," ujar Umar, dikutip dari Suara.com, Senin (14/11/2022).
Temuan fakta baru tersebut menimbulkan dugaan keempat korban bukan meninggal dunia karena kelaparan melainkan karena beban hidup yang sangat tinggi.
Berdasarkan penuturan warga sekitar, keluarga yang ditemukan tewas itu juga dianggap terlalu tertutup hingga dituding anti sosial. Mereka mengisolasi diri dari sanak saudara dan masyarakat sekitar.
Ada juga beberapa warganet yang menduga keempatnya masuk dalam sekte terlarang. Sehingga memutuskan untuk melakukan ritual tidak makan berhari-hari, bahkan menyebutnya mirip dengan kasus Burari death di India.(*)
Berita Terkait
-
Mengenal Burari Death di India, Punya Kemiripan dengan Kasus Keluarga Kalideres
-
Kata Pengamat, Keluarga Tewas di Kalideres Penganut Paham Akhir Dunia?
-
Punya Aset Rp3,8 Miliar, Warganet Curiga Satu Keluarga Tewas di Kalideres Lakukan Ritual Bukan Kelaparan
-
Kronologi Penemuan 4 Mayat Satu Keluarga Membusuk di Kalideres
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
Punya Utang Puasa Tapi Lupa Jumlahnya? Begini Cara Qadha dan Niatnya Menurut Ulama
-
Usai Ditangkap, Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Gereja di Aek Nabara Diperiksa Polda Sumut