Selebtek.suara.com - Livy Renata mengaku merasa tertekan saat menjadi tamu kedua kalinya di podcast milik Deddy Corbuzier "Close the Door."
Hal itu berbeda ketika pertama kali Livy Renata tampil di podcast tersebut yang disebutnya menyenangkan dan seru.
"Pertama kali aku datang, itu sangat menyenangkan buat aku, seru banget. Tapi kayak di waktu kedua kalinya aku datang, itu lumayan tertekan di sana," ujar Livy Renata kepada Selebriti SPro yang tayang di YouTube Sule Productions, Rabu (23/11/2022), dikutip dari Suara.com.
Selebriti gammer ini tidak nyaman karena celetukan yang dilontarkan oleh Deddy Corbuzier saat itu. Namun, Livy Renata mengaku sudah menerima permintaan maaf dari Deddy.
"Dia yang ngundang, dia yang tanya, 'lu ngapain di sini?' Padahal dia yang ngundang loh, Om," beber Livy Renata.
"Tapi setelah selesai itu, Om Deddy bilang ke aku begini, 'eh sorry ya kalau misal tadi ada salah ngomong'. Jadi aku pikir dia bercanda kali ya," lanjutnya,
Salah satu topik pembicaraan yang membuat Livy Renata tak nyaman adalah masalah keluarga.
Livy kembali melemparkan sindiran dengan menegaskan tak akan menanyakan keperawanan seperti Deddy Corbuzier apabila nantinya memiliki podcast sendiri.
"Yang jelas enggak tanya mereka perawan atau enggak, atau perjaka. Mungkin aku lebih tanya yang penting, yang relevan kayak karya. Atau mungkin kita ngomongin sesuatu yang lebih educational," pungkasnya.
Baca Juga: Penyebab Pemain Timnas Jerman Kompak Tutup Mulut Jelang Kick-off Kontra Jepang
Belakangan ini Livy Renata menjadi perhatian publik usai menyinggung Deddy Corbuzier yang dianggap kerap bertanya soal keperawanan pada narasumbernya di podcast.
Bahkan, seringnya Deddy Corbuzier bertanya soal keperawanan ke bintang tamu membuat Livy curiga jika Deddy Corbuzier memiliki fetish aneh.
"Apakah ada semacam fetish aneh yang Anda miliki dengan keperawanan perempuan? Enggak Catheez, enggak Meyden semua ditanya," ujar Livy Renata di akun Twitter-nya.
Sebelumnya, Deddy Corbuzier menuai hujatan karena dituduh menertawakan curhatan seleb TikTok Meyden yang ingin menjual keperawanannya. Hal itu membuat Meyden curhat di media sosial hingga menangis.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Livy Renata Ngaku Tertekan saat Tampil di Podcast Deddy Corbuzier
-
Dituding Denise Chariesta Tak Tayangkan Podcast Gegara Kena Hasut Luna Maya, Ini Klarifikasi Denny Sumargo
-
Makin Panas, Denise Chariesta Tolak ke Podcast Denny Sumargo, Alasan Takut Mati
-
Denise Chariesta Kembali Hina Denny Sumargo: lebih Cocok Ikut Arisan Daripada Maen Basket
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Akses Ditutup Ahli Waris, 8 Ruang Kelasa di SDN Bunisari Tak Bisa Dipakai
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli
-
Bukan Sekadar Rumah Adat Dayak, Radakng Samilik Dibangun Rp1,5 Miliar, Ini Keunikannya
-
Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
-
Sisi Gelap Bertahan dalam Luka yang Digambarkan Lagu Berkaca-kaca
-
Tak Dilibatkan Urus Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ahmad Dhani Akui Cuma Diminta Sumbangan
-
TPPD Jateng Ingatkan Anak Muda Jangan Terkecoh Konten Medsos: Kinerja Pemerintah Harus Berbasis Data