Selebtek.suara.com - Belum lama ini, Ki Joko Bodo telah meninggal dunia. Hal ini tentunya sangat meninggalkan duka bagi istri dan keempat anaknya.
Apalagi, sosok mantan paranormal ini dikenal sangat mencintai keluarganya. Bahkan ia memiliki cara sendiri untuk mengungkapkan rasa sayang kepada anak dan istrinya.
Salah satu anaknya Adya Prasasti melalui akun TikToknya membagikan bagaimana sang ayah sengaja membuatkan candi di dekat rumahnya. Ia mengatakan jika sang ayah semasa hidupnya adalah seorang bucin.
"Memang beda. Enggak pernah punya cowo bucin tapi ayahku bucin dengan keluarga. lemme join the trend ya," tulis pada keterangan video.
Sementara itu, dipostingannya yang lain, Adya Prasasti mengunggah postingan sang ayah saat menyelesaikan candi ini. Di sana Ki Joko Bodo menuliskan keterangan foto yang cukup romantis.
"Dahulu saya adalah seorang pemimpi yang ingin membuat apapun. dengan tekad serta usaha, candi ini menjadi salah satu karya yang saya persembahkan untuk istri saya, Imah, Anak-anak saya, Iven, Refo, Sasti dan Relic. Serta untuk Negara ini," tulis Ki Joko Bodo.
Unggahan ini pun membuat netizen ikut berkomentar. Mereka kagum dengan rasa cinta Ki Joko Bodo terhadap keluarganya.
"kok ayah ku malah buat aku trauma ya," tulis seorang netizen.
"ayahku juga kak kak, cuma bedanya aku dibuat trauma hehe," kata netizen lainnya.
"Bapaknya bisa buatin candi, bapakku bisanya buatin masalah," ujar netizen.
Ki Joko Bodo sendiri telah meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Ki Joko Bodo mengaku telah berhijrah dan meninggalkan dunia klenik. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Review The Motorcycle Diaries: Awal Mula Lahirnya Sang Che Guevara
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi