Selebtek.suara.com - Organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan program Nu Tech bertepatan dengan perayaan Harlah 1 Abad, Nahdlatul Ulama (NU). NU Tech merupakan salah satu upaya dari Badan Inovasi PBNU mengawali proses transformasi digital NU di abad ke-2 dengan melibatkan lebih dari 1 juta warga NU se-Indonesia.
NU Tech merupakan bentuk sinergi bersama dalam perayaan Harlah 1 Abad Nahdatul Ulama (NU) untuk mendorong terwujudnya masyarakat digital dan peningkatan teknologi inovasi bangsa.
Program ini hadir sebagai upaya untuk mendorong masyarakat, khususnya di kalangan santri agar cakap digital. NU Tech memberikan ekposur bagi para pemilik ide bisnis kepada dunia start up dan digital guna terciptanya kesempatan kolaboratif bagi NU, BUMN dan private sektor di bidang inovasi digital.
"Kepentingan untuk memiliki kapasitas, akses, bahkan untuk ikut menentukan orientasi dari perkembangan teknologi itu sendiri. Persoalan teknologi ini mau tidak mau akan sampai kepada titik yang kurang lebih kontroversial, atau setidaknya menimbulkan perhatian dan bahkan keprihatinan terkait dengan hal-hal yang jadi haluan dalam nilai-nilai agama. Saya berharap bahwa pengembangan peran yang signifikan oleh NU merupakan gerbang pembuka NU menuju ke abad ke 2, ” kata Ketua PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf dalam webinar pada, Jumat, (2/12/2022).
Program Nu Tech mengajak pelajar, santri, mahasiswa, dan keluarga besar NU untuk bergabung mengembangkan diri dan memajukan kapabilitas digital melalui serangkaian kegiatan: Capture The Flag Competition, Innovation Pitching Competition, Tech Seminar, Digital Learning by Narasi Academy, dan Digital Learning Scholarship.
Pada Capture The Flag Competition, setiap talenta dapat menunjukkan serta mengasah keterampilan digital Cybersecurity melalui penyelesaian challenge kasus di CTF Competition.
Pada Innovation Pitching Competition, talent yang memiliki ide inovasi juga akan memiliki tempat yang mendukung untuk menyampaikan dan melatih keterampilan pitching terhadap ide novasinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai
-
HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi