Selebtek.suara.com - Nikita Mirzani mengungkap alasannya menangis di depan majelis hakim saat sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Dito Mahendra di Pengadilan Negeri Serang, Kamis (15/12/2022).
Ibu tiga anak ini mengatakan ia menangis karena merasa sangat kesakitan akibat lehernya tidak bisa bergerak.
"Nangis karena sakit leher Niki, gak bisa nengok kiri, sakit banget," ujar Nikita Mirzani pada awak media usai persidangan, dikutip dari akun YouTube Nit Not Media, Jumat (16/12/2022).
Sejak ditahan di rumah tahanan Serang, Nikita Mirzani mengeluh sering sakit-sakitan akibat tidur di alas yang tipis. Ia bahkan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara karena menderita saraf terjepit.
Kini Nikita Mirzani mengaku alami pengapuran tulang di bagian leher belakang, yang membuatnya tidak dapat menengok ke arah manapun.
Tidak hanya itu, tulang leher Nikita Mirzani juga menonjol karena ada dua bagian tulang keluar dari posisi seharusnya.
"Tulangnya nomor empat sama nomor lima itu keluar makanya di sini menonjol," terang Nikita beberapa waktu lalu.
Kondisi tersebut membuat Nikita Mirzani ingin segera menyelesaikan kasusnya. Namun ketidakhadiran Dito Mahendra sebagai saksi di ruang sidang membuat proses hukumnya tertunda.
Karena itu lah, Nikita Mirzani tak kuasa menahan air mata saat mengadukan kekecewaannya kepada majelis hakim.
Baca Juga: Elektabilitas Erick Thohir Melesat, Pengamat: Jadi Kuda Hitam Cawapres Idaman Para Capres
"Yang Mulia, jujur saya kecewa. Saya pengen cepat selesai masalah ini, karena saya juga sakit-sakitan Yang Mulia," ujar Nikita Mirzani sambil menangis.
Nikita Mirzani pun meluapkan kekecewaannya lantaran Dito Mahendra lagi-lagi mangkir di persidangan. Menurutnya kekasih Nindy Ayunda itu pengecut karena tak memenuhi panggilan jaksa.
"Kecewa karena pengen cepat selesai. Buat Dito Mahendra jangan pengecut tolong hadir segera di Pengadilan Negeri Serang," ujar Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani mengatakan, Dito dipanggil kembali untuk hadir dalam sidang Senin pekan depan. Ia berharap pelapornya tersebut bisa hadir agar kasusnya cepat selesai.
"Pemanggilan terakhir Senin, mudah-mudahan bisa hadir supaya cepat selesai masalahnya," ungkap Nikita.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Dapat Dukungan Polisi Malah Dinyinyiri Warganet: Cari Simpati
-
Fitri Salhuteru Bersama Pemuda Pancasila Siap Kawal Persidangan Kasus Nikita Mirzani dengan Dito Mahendra
-
Dito Mahendra Mangkir Sidang Karena Takut Panggilan KPK? Nikita Mirzani: Ketulah Sama Kelakuannya Sendiri
-
Nikita Mirzani Nangis Gara-gara Dito Mahendra Mangkir Sidang: Saya Harus Nunggu Berapa Lama Lagi?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
10 Julukan Pesepak Bola Dunia dan Kisah di Balik Namanya
-
Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?
-
5 Sepatu Slip On Mirip Skechers Go Walk, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Revolusi Senyap di Piala Dunia 2026: Saat Negara 'Kecil' Memaksa Raksasa Bertekuk Lutut
-
B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi
-
Unai Simon di Ambang Rekor Piala Dunia, Tiki-Taka Spanyol Jadi Kunci Tak Kebobolan
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu
-
Danantara Belum Juga Rilis Laporan Keuangan 2025
-
Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran
-
Kemendag Tagih PLN Penuhi Hak Pelanggan Korban Pemadaman, Kompensasi Masih Tunggu Investigasi