Selebtek.suara.com - Nikita Mirzani lagi-lagi dibuat kecewa karena kasus pencemaran nama baik yang menjeratnya harus ditunda lagi lantaran Dito Mahendra kembali mangkir di persidangan.
Kekasih Nindy Ayunda itu sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan jaksa sebagai saksi di Pengadilan Negeri Serang. Menurut Nikita hal itu sengaja dilakukan Dito agar dirinya semakin lama mendekam di tahanan.
"Kecewa pasti ya karena ini kayanya memang maunya Dito selalu menunda-nunda supaya saya makin lama di dalam penjara," kata Nikita Mirzani usai persidangan, dikutip dari akun YouTube Intens Investigasi, Senin (19/12/2022).
Meski kecewa, Nikita Mirzani mengaku cukup lega karena Dito Mahendra akhirnya akan dijemput paksa untuk hadir di persidangan Kamis pekan depan.
Ibu tiga anak itu berharap pihak Kejaksaan Serang benar-benar dapat menghadirkan Dito Mahendra di sidang berikutnya.
"Tapi gak ada masalah, katanya kan nanti Kamis minggu depan tanggal 29 dia akan dijemput paksa. Mudah-mudahan itu terealisasikan," ucap Nikita.
"Karena kan katanya harus pakai mobil polisi juga, jadi saya mau lihat bagaimana kinerja polisi Serang bisa menjemput paksa seorang Dito Mahendra," imbuhnya.
Sebelumnya, di ruang sidang, Nikita Mirzani sempat meluapkan kekesalannya lantaran tidak bisa bertemu dengan sang pelapor, Dito Mahendra.
Ia bahkan mengamuk sampai membanting mikrofon dan melempar berkas hasil pemeriksaan kesehatannya.
Baca Juga: Aldi Taher Bawa Pulang Foto Dewi Perssik: My First Love
Namun Nikita membantah aksinya mengamuk di ruang sidang. Ia beralasan mikrofon dan berkas tersebut tersenggol hingga terjatuh.
"Gak, itu kesenggol. Kan gua wonder woman gak nyentuh aja udah bisa ngebanting orang," ujar Nikita.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Nasib Pegawai Hotel Sultan Terungkap! Pemerintah Mulai Pendataan dan Verifikasi
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim