/
Senin, 26 Desember 2022 | 22:10 WIB
Kisah Anjas dan Dona yang gagal menikah (TikTok/@elsawd7795)

Selebtek.suara.com - Kasus pembatalan pernikahan yang dilakukan pria asal Palembang, Sumatera Selatan gara-gara ibunya dibentak oleh calon mempelai wanita menjadi viral di media sosial.

Kasus ini bermula ketika ibu dari Anjas, calon mempelai pria dibentak-bentak oleh calon istrinya. Hal ini terjadi karena kurangnya uang keperluan menikah sebesar Rp 700.000 dari kesepakatan Rp 7 juta. 

Uang itu akan digunakan untuk keperluan resepsi pernikahan. Pihak Anjas pun menyanggupi permintaan dari mempelai wanita tersebut.

Namun, saat H-1 pernikahan, Anjas dan keluarga terkejut ketika berkunjung ke rumah mempelai wanita karena kondisi persiapan acara seadanya. Hanya didirikan tenda terpal dan tanpa dekorasi.

Pihak keluarga Anjas pun menanyakan kepada keluarga calon mempelai wanita. Namun Anjas malah mendapat perlakuan kasar, ibunya dimaki-maki dan dibentak-bentak. Anjas pun memutuskan membatalkan pernikahan sehari sebelum acara itu digelar.

Kasus ini kemudian viral dan menjadi sorotan publik. Kini keluarga calon mempelai wanita mendadak menghilang dari rumahnya di Desa Belambangan, Kecamatan Pengandonan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan.

Rumah calon mempelai wanita tersebut terkunci namun tidak ada penghuninya. Sejumlah tetangga mengaku tidak mengetahui ke mana keluarga itu pergi.

Usai viral kasus pembatalan pernikahan ini, aparat Kepolisian Sektor (Polsek Pengandonan) mendatangi kediaman DN. Kedatangan polisi itu untuk mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Video Panas Kebaya Hijau Terus Diburu Netizen, Mumpung Masih Viral!

Load More