Selebtek.suara.com - Konflik internal di tubuh perusahaan otobus PO Haryanto belum juga usai. Pemecatan Rian Mahendra selaku Direktur Operasional PO Haryanto berbuntut panjang. Konflik internal ini bahkan menyita perhatian netizen.
Sebagai informasi, Haji Haryanto sebagai pemilik PO Haryanto cukup dikenal publik karena kedermawanannya. Terutama terhadap para karyawan, kru maupun sopir bus. Tak heran jika kemelut di tubuh PO Haryanto ini sangat menyita perhatian masyarakat.
Dalam sebuah wawancara dengan Jawa Tengah Pos TV, seperti dilansir dari kanal YouTube-nya, Haji Haryanto menyampaikan bahwa dirinya siap memaafkan dan menerima kembali anaknya, Rian Mahendra, dengan syarat Rian harus bertobat dan tidak mengulangi kesalahannya.
Pemecatan Rian Mahendra pada 22 Juli 2022 lalu menurut Haji Haryanto untuk memberikan pelajaran agar menjadi lebih baik. Sebab, menurutnya, sebagai orang tua Haji Haryanto berkewajiban menasihati anaknya.
"Ada orangtua masuk neraka, ini orangtua diem tidak mau menasihati. Itu yang tak khawatirkan besok. Jadi setiap orangtua berkewajiban menasihati anaknya," kata pengusahan pensiunan TNI.
Sebenarnya, sejak lama H Haryanto mengharapkan Rian Mahendra menjadi seorang kiai.
"Aku ini ingin punya anak kiai. Rian tak sekolahkan di SMP Al Azhar keluar. Tak pondokan di Kediri," ujarnya.
"Demi Allah saya mengharapkan Rian menjadi Kiai waktu ibunya masih ada. Sekarang ibunya sudah enggak ada. Ya, sudah doain orangtua mu," imbuhnya.
Lebih lanjut H Haryanto meminta agar Rian mau mendengarkan nasihatnya sebagai orang tua. Hanya itu permintaannya jika Rian ingin kembali.
Baca Juga: Haji Haryanto Patahkan Klaim Rian Mahendra Soal Jasanya Buka Rute dan Agen Selama di PO Haryanto
"Rian itu anak saya. saya tahu dari kecil. Kalau orangtua nasihati dengerin, kalau kamu mau masuk syurga," ujarnya.
Sementara itu secara terpisah Rian menegaskan bahwa dirinya tidak akan kembali ke PO Haryanto yang telah membesarkan namanya. Menurutnya harga dirinya jatuh ketika ia kembali, terlebih berita pemecatannya sudah tersiar kemana-mana.
"Kalau dulu beliau nggak ngambil keputusan nyebarin surat pemecatanku ke pengusaha, ke publik dan media sosial, mungkin ada kesempatan untuk kembali ke sana (PO Haryanto)," kata Rian Mahendra dikutip dari detikOto.
Rian merasa harga dirinya sudah jatuh saat pemecatan dirinya tersebar dan diketahui khalayak ramai.
"Tapi kalau itu sudah dilakukan, berarti kan boomerang yang beliau lempar sendiri. Penyataan itu seakan saya sudah tidak ada harganya lagi," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN