Selebtek.suara.com – Campak merupakan suatu penyakit yang menyerang melalui virus. Virus ini dapat menyerang jika terhirup oleh seseorang.
Beberapa orang percaya jika penyakit campak hanya menyerang anak-anak. Namun ternyata penyakit campak juga bisa menyebar kepada orang dewasa, terlebih jika orang dewasa itu belum pernah mendapatkan vaksin campak saat kecil.
Jika seseorang terkena penyakit campak, maka kemungkinan 9 dari 10 orang yang ada disekitarnya juga akan ikut terkena campak. Dikutip dari Mitra Keluarga, seseorang yang belum pernah terkena campak atau telah divaksinasi campak, memiliki kemungkinan 90% resiko terinfeksi virus campak.
Di Indonesia sendiri, cakupan vaksinasi campak menurun drastis. Terlebih pada tahun 2021, cakupan vaksinasi campak dikabarkan turun drastis karena efek corona. Menurut Dr. Anggraini Alam selaku ketua UKK Infeksi dan Penyakit Tropis Ikatan Dokter Anak Indonesia, semakin banyak orang yang tidak mendapatkan vaksinasi campak, maka semakin tinggi risiko orang itu terinfeksi.
Dr. Anggraini Alam juga menyebutkan bahwa kasus campak di Indonesia pada tahun 2022 naik hingga 32 kali lipat. Pada tahun 2021, kasus campak terjadi sekitar 132 kasus. Sedangkan di tahun 2022, kasus campak naik hingga 3.341 kasus.
Kasus ini dilihat dilihat dari minggu pertama hingga minggu ke-52 di tahun 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun 2022.
Artinya, penyebaran virus campak tidak main-main. Karena itu, beliau meminta masyarakat Indonesia untuk selalu waspada mengenai gejala dan pemicu penularan virus campak.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Siap Meluncur! OPPO K14 5G Jadi Jagoan Baru dengan Baterai Badak 7000 mAh
-
Dewa United Tersingkir Dramatis dari AFC Challenge League, Jan Olde Riekerink Kecewa
-
Promo JSM Alfamidi 13-15 Maret 2026, Kue Kaleng Lebaran Mulai Rp17 Ribuan
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Strategi Marketing Unik Aldi Taher Bikin Aldis Burger Mendunia
-
Prabowo Minta Luhut sampai Purbaya Sampaikan Laporan Terbuka di Sidang Kabinet Paripurna
-
Jelang Putusan! Nasib Direktur PT WKM, Lee Kah Hin di Kasus Sumpah Palsu Ditentukan Pekan Depan
-
Bank Mega Syariah Koleksi DPK Rp 12 Triliun Sepanjang 2025
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"
-
Ancaman Trump ke Iran di Piala Dunia 2026 Disorot, Jurnalis Uruguay Ungkit Kasus Indonesia