Selebtek.suara.com - Tokoh dibalik live mandi lumpur di TikTok, Sultan Akhyar membongkar fakta dibalik konten yang kini viral tersebut.
Sultan Akhyar mengungkap ada skenario yang sengaja dibuat untuk menarik simpati penonton hingga memberikan gift.
Salah satu pelaku live mandi lumpur, Nenek Raimin menyebut ia menggunakan air hangat saat mengguyur badannya.
“Mandinya pake air hangat," ungkap Nenek Raimin saat hadir di acara Pagi Pagi Ambyar baru-baru ini.
"Kita siapin air hangat, ada makanan juga,”timpal Sultan Akhyar.
Sultan Akhyar tak menampik dirinya menjual kesedihan untuk menarik simpati penonton dengan melihat lansia yang kedinginan mengguyur badannya.
"Itu yang belum mereka tahu, kita cari simpati dari netizen," ujar Sultan Akhyar.
"Kaya prank netizen," imbuhnya.
Konten kreator TikTok dengan akun TM Mud Bath itu menyebut tidak hanya Nenek Raimin, ada banyak warga di kampungnya yang antri untuk live mandi lumpur.
Baca Juga: Kaus Oblong Nyaris Rp15 Juta, Gaya Aurel Hermansyah Momong Ameena Bikin Puyeng
Kesulitan ekonomi membuat mereka ingin mendapatkan penghasilan dengan melakukan live mandi lumpur yang kerap disebut "mengemis online" itu.
Meskipun demikian, aksi mandi lumpur dengan harapan mendapat saweran seperti yang dilakukan Nenek Raimin ini menuai kritikan dari warganet.
Mereka menilai aksi tersebut mengekploitasi dan membahayakan nyawa orang tua speerti nenek Raimin.
Bahkan pengusaha muda, Jhon LBF dengan tegas akan mempolisikan Sultan Akhyar jika tetap membuat konten tersebut.(*)
Berita Terkait
-
Dapat Banyak Cuan, Nenek Raimin Tak Dilarang Keluarga Mandi Lumpur Disiarkan di TikTok
-
Bongkar Pendapatan Sultan Akhyar Dalang Nenek-nenek Mandi Lumpur, 3 Hari Setara UMP NTB
-
Bikin Netizen Kasihan, Ternyata Penghasilan Nenek Raimin Live Mandi Lumpur Capai Rp2 Juta Per Jam
-
Dalangi Nenek Mandi Lumpur di TikTok Biar Dapat Penghasilan, Sultan Akhyar Ngaku Dianggap Superhero
-
Jhon LBF Ancam Polisikan Konten Kreator TikTok Nenek Mandi Lumpur: Tidak Beradab!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya