Selebtek.suara.com - Sunan Kalijaga tidak akan menempuh upaya hukum dalam kasus pengeroyokan putranya, Sean Farrel. Ia dan para pelaku telah sepakat untuk berdamai.
"Untuk saat ini, mungkin belum perlu ada upaya hukum," kata Sunan Kalijaga, dikutip dari Suara.com, Kamis (2/3/2023).
Sunan Kalijaga mengatakan dirinya sudah bertemu dengan para pelaku pengeroyokan terhadap Sean Farrel beserta orangtuanya.
Keenam orang pelaku telah meminta maaf. Sunan Kalijaga dan orangtua pelaku pun telah sepakat untuk berdamai.
"Kami sudah ketemu, antara saya dan keenam pelaku. Orangtuanya juga sudah dipanggil dan sudah meminta maaf," ungkap pengacara tersebut.
Menurut Sunan Kalijaga, pihak orangtua pelaku pengeroyokan beritikad baik dengan menawarkan bantuan untuk biaya berobat Sean.
Namun ia menolaknya karena masih sanggup untuk membiayai perawatan putranya tersebut.
"Ada, yang seperti itu ada. Tapi saya masih sanggup lah untuk menutup biaya berobat Sean sendiri," kata Sunan Kalijaga.
Sunan Kalijaga menyebut kasus pengeroyokan tersebut berakhir damai. Ia berharap hal seperti itu tidak terulang lagi di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Perubahan BPJS dalam RUU Cipta Kerja Kesehatan
"Yang penting sudah memberikan edukasi lah, bahwa perilaku semacam itu jangan sampai dilakukan lagi di lingkungan sekolah," harapnya.
Sebelumnya, Sunan Kalijaga mengabarkan bahwa putranya dikeroyok oleh enam orang temannya di sekolah hingga harus dilarikan ke IGD
Melalui video yang diunggah di Instagram-nya, Sunan Kalijaga menyebut bahwa putranya yang berusia 14 tahun itu alami luka di wajah, kepala dan badan akibat dipukuli berkali-kali.
"Sean mengalami dugaan pengeroyokan dipegang lalu dipukuli," ujar Sunan Kalijaga.
Selaku orang tua, Sunan Kalijaga meminta pertanggungjawaban pihak sekolah karena kejadian penganiayaan tersebut berlangsung di area sekolah.
"Saya selaku orangtua meminta tanggung jawab pihak sekolah karena itu terjadi di dalam waktu jam sekolah dan juga di area sekolah," kataSunan Kalijaga.
Usai alami pengeroyokan, Sean segera dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Kebun Jeruk untuk mendapatkan penanganan. Tim dokter langsung memeriksa kondisi kesehatan kepala dan mata Sean.(*)
Berita Terkait
-
Anak Bungsu Sunan Kalijaga Diduga Alami Pengeroyokan: Kepalanya Berkali-kali Dipukul
-
Anak Sunan Kalijaga Dikeroyok 6 Orang hingga Dilarikan ke IGD
-
Anak Sunan Kalijaga Luka-Luka Dikeroyok 6 Orang Teman Sekolah, Begini Kronologinya
-
Anak Dikeroyok 6 Orang, Sunan Kalijaga Minta Pihak Sekolah Tanggung Jawab
-
Anak Sunan Kalijaga Dikeroyok di Sekolah, Begini Kronologi dan Kondisi Sean
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan