/
Rabu, 08 Maret 2023 | 12:36 WIB
Ilustrasi orang menikam korban (Pixabay/Clker-Free-Vector-Images)

Selebtek.suara.com - Seorang wanita berusia 37 tahun dituduh menikam tiga orang di kereta bawah tanah gara-gara dirinya disebut "Ahjumma" alias wanita paruh baya.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/3/2023). Pelaku dituduh menikam 'B' (seorang wanita berusia 69 tahun) di paha dengan senjata saat perjalanan di kereta bawah tanah dekat Stasiun Jukjeon di Kota Yongin, Provinsi Gyeonggi. 

Selain itu wanita itu juga dituduh menikam dua orang lainnya, 'C' (seorang wanita berusia 60-an) dan 'D' (seorang pria berusia 50-an) saat menyebabkan keributan di kereta.

Selama penyelidikan polisi, pelaku mengatakan ia menikam korban karnea marah ketika dipanggil ahjumma.

"Saya menikam B karena suasana hati saya sedang buruk setelah B mengatakan 'Ahjumma, kecilkan volume ponsel Anda'," kata pelaku, dikutip dari Allkpop, Rabu (8/3/2023).

Namun, pada Selasa (7/3/2023) korban 'B' membantah klaim pelaku dan menjelaskan bahwa dia bahkan tidak mengatakan sepatah kata pun kepadanya saat kejadian.

"Ibu saya tidak mengatakan sepatah kata pun kepada pelaku, tetapi dia tiba-tiba menikam orang yang tidak bersalah dengan senjata," ujar keluarga korban.

Menurut keluarganya, saat itu korban sedang berada di kereta bawah tanah jalur Suin Bundang untuk menemui suaminya yang hendak pulang kerja. 'B' mengaku baru menonton YouTube setelah naik kereta, dan saat itulah pelaku mulai membuat keributan.

Saat kerumunan orang datang bergegas, 'B' terjatuh, dan pelaku terus menikam 'B' di paha. Akibatnya korban terluka parah dan harus menjalani operasi. 

Baca Juga: Kisah Nabi Ibrahim saat Melawan Raja Namrud Secara Singkat

Sementara itu korban 'C' dilaporkan mengalami luka sepanjang 3-10 cm di wajahnya, dan 'D' mengalami luka 15 cm di wajahnya.

Keluarga B mengungkapkan bahwa korban sangat sedih karena banyak orang salah paham bahwa dia terlibat pertengkaran dengan pelaku. 

Tapi 'B' telah mengklaim bahwa dia hanyalah seorang pengamat yang tidak bersalah yang tidak melakukan kontak apapun dengan pelaku sebelum penyerangan.(*)

Sumber: Allkpop

Load More