/
Senin, 13 Maret 2023 | 08:34 WIB
Kronologi Band Radja Diancam Dibunuh Usai Manggung di Malaysia (Instagram/@radjabandofficial)

Selebtek.suara.com - Grup Band Radja merasa sangat kecewa lantaran mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan usai menggelar konser di Larkin Arena Indoor Stadium, Johor Bahru Malaysia

Vokalis Radja, Ian Kasela menyebut mereka dimaski-maki, diintimidasi bahkan menerima ancaman kematian dari dua orang pria. 

Melansir Astro Awani, peristiwa mengerikan yang terjadi pada Sabtu (11/3/2023) pukul 23.15 waktu setempat itu disebabkan karena adanya kesalahpahaman antara pihak panitia dan grup Radja.

Menurut Ian Kasela, pihaknya tidak mengetahui ada sesi 'Meet And Greet' usai konser karena berada di luar pembahasan sebelumnya.

Sebenarnya mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut dan siap memberikan komitmen yang terbaik. Radja pun memaklumi ketika menteri dan pihak kedutaan yang dijanjikan untuk sesi foto bersama ternyata tidak datang. 

Grup Band Radja Diancam Dibunuh Usai Manggung di Malaysia (sumber: YouTube KH Infotainment)

Namun, grup band Radja malah didatangi dua pria yang disebut mewakili pihak penyelenggara dan mendapat kata-kata makian dan ancaman pembunuhan. 

Oknum tersebut terus bertindak agresif dan memprovokasi sambil menendang meja.

"Kami telah dimaki dengan kata-kata kasar, orang itu mengancam untuk membunuh kami jika masih berada di sekitar Malaysia," ungkap Ian Kasela, dikutip Selebtek.suara.com dari Astro Awani, Senin (13/3/2023).

"Kami agak kecewa karena telah lakukan yang terbaik untuk konser ini dan kami tidak berencana untuk berfoto bersama penggemar selama konser berlangsung," lanjutnya.

Baca Juga: 4 Pemain Naturalisasi yang Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Dua Nama Berstatus Debutan

Keadaan menjadi panik karena personel Radja membawa  keluarga mereka ke Malaysia. Pihak penyelenggara pun seolah tak peduli dengan situasi yang terjadi.

"Keadaan jadi panik karena kami datang ke Malaysia ada yang bawa anak-anak, tetapi pihak yang terlibat seperti tidak peduli dengan situasi yang terjadi," ujar Ian Kasela.

Akibat kejadian itu, Radja mempertimbangkan lagi untuk kembali tampil kembali di Malaysia yang dijadwalkan usai Ramadan.

"Menurut jadwal, kami akan kembali ke Kuala Lumpur setelah Ramadan. Tapi setelah apa yang terjadi kami menjadi bimbang apalagi menerima ancaman pembunuhan," ungkap Ian Kasela.

"Kami kecewa dengan pihak penyelenggara dan ancaman pembunuhan ini merupakan satu perkara yang serius walaupun kami telah memberikan yang terbaik," pungkasnya.(*)

Load More