Selebtek.suara.com - Pangeran Harry menjelaskan alasan yang sesungguhnya ketika sang istri Meghan Markle tidak hadir di Kastil Balmoral, saat Ratu Elizabeth dalam masa kritis menjelang kematiannya.
Dalam memoarnya yang berjudul 'Spare', Duke of Sussex itu mengungkapkan sang ayah, Raja Charles, memintanya untuk tidak membawa istrinya ke Skotlandia.
Hal itu membuat Harry berpikir: “Dia bilang aku diterima di Balmoral, tapi dia tidak menginginkan Meghan. Dia mulai mengungkapkan alasannya, yang menurut saya tidak masuk akal, dan tidak sopan, dan saya tidak bisa menerimanya. Jangan pernah membicarakan istriku seperti itu. Dia tergagap, meminta maaf, mengatakan dia tidak ingin kehadiran banyak orang di sekitar Ratu."
Harry menambahkan: “ Kemudian Ayah saya mengatakan, tidak ada istri lain yang datang, Kate tidak datang, katanya, oleh karena itu Meg tidak boleh datang. Maka hanya itu yang perlu Anda katakan, dan saya dipaksa untuk menerimanya."
Sebelumnya santer diberitakan, Pangeran Harry menyebabkan 'argumen' keluarga setelah Raja Charles meminta Meghan Markle untuk tidak datang ke Kastil Balmoral, sementara Pangeran Harry tidak ingin bertemu Ratu yang sekarat tanpa didampingi istrinya Meghan Markle.
Selain Raja Charles, Ratu Elizabeth II ditemani oleh anak-anaknya yang lain seperti Pangeran Andrew, Putri Anne, Pangeran Edward dan menantunya Sophie Wessex saat dirinya terbaring lemah diranjang.
Sementara itu Pangeran William dan Pangeran Harry, adalah satu-satunya cucu yang diundang untuk bersama Ratu Elizabeth di saat-saat terakhirnya.***
Sumber: www.geo.tv
Baca Juga: Curhat Pilu Ferdy Sambo Saat Anak Bungsunya Ulang Tahun: Papa Kangen Mas, Maafkan Papa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun