/
Rabu, 05 April 2023 | 10:21 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Instagram/@ganjar_pranowo)

Selebtek.suara.com - Sejak Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2023, Ganjar Pranowo menjadi bulan-bulanan netizen. Hal itu karena Gubernur Jawa Tengah itu tidak setuju dengan timnas Israel yang ikut bertanding di kejuaraan tersebut.

Elektabiitas Ganjar pun disebut-sebut turun. Namun alih-alih peduli, ia merasa keputusannya untuk menolak kedatangan timnas Israel di Piala Dunia U-20 sudah benar.

Sebagai kader PDIP dan seorang nasionalis sejati, menolak timnas Israel adalah salah satu cara melaksanakan garis perjuangan partai dan ideologi negara. Sekaligus keharusan untuk tidak melupakan sejarah.

Ganjar Pranowo (sumber: Dok Pemprov Jateng)

Jika ia lebih peduli dengan elektabilitas pada Pemilu 2024, maka pilihan yang akan ia buat adalah diam. Karena dengan demikian ia lebih aman dari pro kontra.

“Kalau kita mau cerita elektoral, kalau saya mau cerita elektoral juga, ngapain kesempatan itu diambil (keluarkan statement), ambil saja jalur aman, tidak usah statement,” kata Ganjar dalam wawancara khusus bersama Najwa Shihab yang ditayangkan di YouTube, ditulis Rabu (5/4/2023).

Ia juga menilai, jika soal urusan ideologi konstitusi, maka elektabilitas harus dikesampingkan. Lagipula, keputusan partainya soal penolakan ini jug apunya hitung-hitungannya sendiri.

“PDI Perjuangan sangat memperhitungkan. Apakah elektoralnya dipertimbangkan, pasti. Tetapi mana di antara pilihan itu harus dilakukan. Ini lebih kepada sikap ideologis konstitusional tadi,” kata Ganjar. (*)

Load More