/
Selasa, 16 Mei 2023 | 19:05 WIB
Mantap Ceraikan Virgoun, Inara Rusli Tolak Mediasi Gara-gara Mertua Ikut Campur (YouTube Cumicumi)

Selebtek.suara.com - Inara Rusli tampaknya sudah mantap ingin bercerai dari Virgoun. Intervensi sang mertua, Eva Manurung disebut-sebut menjadi salah satu alasan Inara ngotot berpisah dari suaminya.

Inara pun akan hadir pada sidang cerai perdana yang akan digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat pada Rabu (17/5/2023) besok.

Kuasa hukum Inara Rusli, Arjana Bagaskara mengatakan kliennya datang demi menghormati persidangan, bukan untuk bermediasi dengan Virgoun.

"Sementara ini masih hadir untuk menghormati panggilan sidang saja sih. Tidak ada (mediasi)," kata Arjana Bagaskara dalam keterangannya lewat sambungan telepon, dikutip dari Suara.com, Selasa (16/5/2023). 

"Kan sudah diintervensi mertua juga, jadi sudah mantap," lanjutnya.

Pihak Inara Rusli bahkan telah menyiapkan lima syarat jika kelak Virgoun ingin rujuk dengannya saat bertemu di ruang mediasi.

"Saya dan tim sudah menyiapkan lima poin untuk pra syarat terakhir kali untuk rujuk. Lima poin ini nanti akan saya berikan tertulis kepada majelis hakim dan kuasa hukum Virgoun," ungkap Arjana Bagaskara.

Namun, Inara Rusli dan tim kuasa hukum saat ini belum bisa membeberkan secara detail isi persyaratan bagi Virgoun tersebut.

Mereka masih menunggu jadwal mediasi dengan Virgoun.

Baca Juga: Pastikan Ketersediaan Pangan Cukup, Irjen Kementan Kawal Panen Raya Padi di Kabupaten Cirebon

"Itu nanti saja, pasca mediasi," kata Arjana Bagaskara.

Diketahui, Virgoun resmi menggugat cerai Inara Rusli usai perselingkuhannya dibongkar Inara rusli ke media sosial,

Virgoun mendaftarkan gugatan cerainya ke pengadilan Agama Jakarta Barat pada Kamis (4/5/2023).

Dalam gugatannya, Virgoun menyampaikan dua poin permohonan. Satu berkaitan dengan urusan cerai, sedang yang lain memuat pernyataan soal kesepakatan terkait hak asuh anak.

Konflik rumah tangga Inara dan Virgoun makin memanas karena sang mertua menyerang ibu tiga anak itu di Instagram.(*)

Load More