Selebtek.suara.com - Sebuah video amatir merekam detik-detik pengerusakan bangunan pagar milik warga Jalan Raya Pekalongan, RT 012 RW 004 Desa Pekalongan, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) viral. Video ini mulanya beredar melalui pesan berantai di platform WhatsApp, Rabu (5/4/2023).
Usut punya usut, peristiwa pengerusakan pagar rumah milik pria paruh baya bernama Wasipan (72) itu sudah terjadi pada Senin (3/4/2023) sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat dikonfirmasi, pihak keluarga Wasipan menduga, puluhan orang tidak dikenal (OTK) yang melakukan pengerusakan tersebut merupakan suruhan dari tetangganya berinisial AT.
Keluarga korban yang melihat pengerusakan itu menyebut bahwa proses penghancuran pagar sepanjang 30 meter dengan ketinggian rata-rata 2,5 meter itu berlangsung sangat cepat.
"Pertama saya tidak tahu, tahu-tahu ada sekitar 20 orang. Anak buah AT juga ada dan saya tanyain, ini pagarnya pak Sipan kok dirusak siapa yang suruh, Taufik katanya," kata Buyem (63), istri dari Wasipan saat dikonfirmasi.
Akibat peristiwa teror tersebut, pihak keluarga langsung melapor ke Mapolres Lampung Timur. Sang pemilik rumah berharap, aparat kepolisian bergerak cepat menangkap tersangka dan mengungkap motif di balik pengerusakan.
"Sudah kita laporin polisi hari Senin itu juga dengan dengan nomor laporan STPLP/B/71/IV/2023/SPKT/Polres Lampung Timur/Polda Lampung tertanggal 3 April 2023. Setelah di Polsek kita disuruh ke Polres terus sampai sekarang belum ada tindakan," ujarnya.
Menurut Murwanti (36), salah satu anak korban, aksi teror tersebut kerap menghantui kedua orangtuanya sejak ayahnya, Wasipan (72) memenangkan persaingan atas perkara sengketa lahan pekarangan.
"Kami ini kan sudah menang di persidangan, dulu sempat ada sengketa dan sudah masuk sidang di pengadilan dan bapak saya memenangkannya. Saat itu ibu Hakimnya juga pernah berkata, kalau mau menghancurkan pagar harus izin dulu dengan bapak saya pak Wasipan kalau tidak, nanti akan dilaporkan ke kepolisian," bebernya.
Baca Juga: Rangkul Warga Penjaringan Jaga Ketahanan Pangan dengan Menanam Ratusan Pohon Cabai
Selain ke polisi, wanita yang akrab disapa ibu Wanti juga memohon pertolongan serta perlindungan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo hingga Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo. Ia berharap aparat dapat memberikan pengamanan dan keadilan atas proses hukum terhadap ia dan keluarganya.
"Saya melihat keadaan orangtua saya ini, saya sudah tidak bisa ngomong apa-apa lagi. Kami dianiaya, kami dizolimi, kami takut pak. Tolong pak, tolong kami, kami benar-benar orang tidak punya. Tolong kami pak, berikanlah kami keadilan seadil-adilnya," ujar Murwanti.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Timur Polda Lampung, IPTU Johannes Erwin Parlindungan Sihombing mengklaim telah menerima laporan dari korban pengerusakan bangunan di Kecamatan Pekalongan.
"Benar, kita sudah terima laporan terkait kasus pengerusakan pagar rumah miliknya warga Kecamatan Pekalongan itu. Tentu kedepannya kita akan melakukan tindak lanjut proses lidik. Kita juga nanti akan melakukan pemanggilan saksi-saksi terkait pengerusakan tersebut," ujarnya.
Kasat juga memastikan, Minggu ini pihaknya akan turun melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi perusakan.
"Pengecekan terhadap TKP kita upayakan Minggu ini akan segera dilakukan. Baru kita lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan akan panggil si terlapor," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng