Selebtek.suara.com - Dengan tes ini, kami ingin menawarkan Anda untuk merenungkan kembali luka emosional yang Anda bawa dalam diri.
Renungkan perlunya menyembuhkan luka emosional ini untuk menghadapi masa depan dengan cara yang lebih tenang.
Luka emosional yang biasanya diakibatkan oleh peristiwa dramatis atau traumatis bisa menjadi penghalang bagi Anda untuk menjalani hidup sepenuhnya.
Langkah pertama untuk menyembuhkan luka emosional adalah menerima bahwa tidak semuanya telah pergi, atau berjalan, sesuai dengan keinginan Anda. Anda juga membutuhkan kemampuan untuk melakukan rekonsiliasi dengan diri Anda sendiri.
Pilih salah satu dari 3 gambar yang ada, salah satu yang paling menarik perhatian Anda. Kemudian baca profil yang sesuai dengan pilihan Anda.
Gambar 1
Apa yang ditunjukkan oleh gambar ini adalah, luka yang perlu disembuhkan adalah luka yang sudah lama ditinggalkan dan dianggap seolah-olah tidak ada karena Anda berusaha mengingkarinya.
Penyebabnya bisa datang dari jauh, sangat sering dari masa kanak-kanak, tetapi bisa juga akibat sikap pribadi di masa dewasa.
Saran yang ingin kami berikan dari tes emosional kami adalah: untuk menyembuhkan luka Anda, Anda harus lebih percaya diri, jangan merasa sendiri di dunia ini dan jangan merasa seperti dijadikan kambing hitam.
Baca Juga: Dianggap Melenceng, Nikita Mirzani Takut Lolly Hamil Duluan: Naudzubillah jangan Sampai
Gambar 2
Luka emosional yang harus disembuhkan berkaitan dengan ketidakadilan.
Tentunya Anda harus menyadari bahwa Anda hidup di dunia yang kadang teras asing, tempat dimana keadilan sering dilupakan.
Bereaksi terhadap keadaan ini dengan menutup diri atau dengan memupuk kebencian dan balas dendam, bukanlah cara terbaik untuk menjalani keadilan.
Fleksibilitas yang lebih besar, yang tidak berarti kepatuhan, dapat membantu mengatasi luka emosional ini.
Gambar 3
Ini adalah pilihan yang menggambarkan salah satu luka yang paling sulit untuk diatasi: pengkhianatan.
Pengkhinatan ini dimaksudkan tidak hanya pada level pasangan, tetapi juga pengkhianatan yang disebabkan hilangnya titik acuan yang menjadi sandaran hidup.
Kesadaran bahwa pengkhianatan ada merupakn bentuk kehati-hatian dan keseimbangan yang lebih besar, namun tanpa pernah kehilangan semangat dan keinginan untuk melakukannya.
Menerima bahwa ada orang yang bisa dikhianati adalah langkah pertama untuk mengatasi luka emosional ini. Hal ini juga menegaskan perbedaan besar antara Anda dan visi hidup orang lain. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Eks Bos Pertamina Riva Siahaan Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
29 Kode Redeem FF 27 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Inkubator 3-in-1
-
Dividen TLKM Bakal Lebih Besar dari Tahun Lalu, Kapan Cair?
-
Pesta Gol 5-0 Persib Bandung Atas Madura United Jadi Modal Berharga Beckham Putra Tatap Gelar Juara
-
Kelebihan Mesin Mitsubishi Pajero Sport yang Tetap Kompetitif di Segmen SUV Ladder Frame
-
Lokasi Penukaran Uang Baru BI di Jawa Timur, Solusi Aman untuk THR-an
-
Terpopuler: 5 Pilihan Merek HP Awet, Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Agar Indonesia Maju dari Kekayaan Biodiversitas, Kepala BPOM: Kolaborasi Riset dan Dunia Usaha