Selebtek.suara.com - Pondok Indah diketahui menjadi salah satu kawasan elit di Jakarta Selatan. Kawasan ini dikenal menjadi pusat perbelanjaan, tepatnya di Pondok Indah Mall atau orang biasa sebut dengan PIM.
PIM menjadi sentral bisnis dan juga perbelanjaan di kawasan yang dikenal elit tersebut. Namun, hingga kini tak banyak orang tahu mengenai siapa sebenarnya sosok pemilik Pondok Indah Mall tersebut?
Mengutip dari situs perusahaan tersebut, Pondok Indah Mall diketahui adalah properti yang dikembangkan oleh PT Metropolitan Kentjana Tbk. Perusahaan itu didirikan oleh Murdaya Poo pada 29 Maret 1972.
Murdaya Poo merupakan seorang sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1962. Ia lahir di Blitar pada 12 Januari 1946 dari keluarga yang cukup sederhana.
Sebelum menjadi konglomerat, pria bernama asli Murdaya Widyawimarta Poo ini pernah menjadi tukang loper koran. Sampai pada usia 26 tahun, ia berkenalan dengan seorang wanita yang bernama Siti Hartarti Murdaya yang kini menjadi istrinya. Siti lah yang terus mendorong Murdaya dalam mengembangkan bisnisnya.
Pada tahun 1972, Murdaya merintis usaha sebagai kontraktor dan berjalan dengan sukses, sebab pada era tersebut minim pesaing yang berada di bidang tersebut. Tahun 1984, ia bersama istrinya mendirikan Central Cipta Murdaya Group (CCM).
Menurut laman perusahaan ecc.co.id, CCM dikenal sebagai pengembang sukses di bidang properti, manufaktur sampai sumber daya alam seperti perkebunan sawit. Melalui CCM, Murdaya sampai saat ini sudah mempunyai lebih dari 50 anak perusahaan yang bergerak di berbagai sektor.
Sukses di bidang properti tak lantas membuat Murdaya cepat puas, Ia kemudian mengembangkan usaha lanjutan di bidang kontraktor bernama Pondok Indah Group (PIG) yang saat ini bernama PT Metropolitan Kentjana, Murdaya kemudian mendirikan Pondok Indah sebagai properti pertama perusahaan.
Sampai saat ini Pondok Indah dikenal dengan kawasan perumahan dan mall elit salah satunya Pondok Indah Mall atau PIM. PIM saat ini mempunyai 3 bangunan mall yang sangat mewah, yakni PIM 1, PIM 2, dan terbaru PIM 3.
Baca Juga: Rizky Billar Gerah Terus-terusan Dibilang Tak Harmonis dengan Lesti: Iya Sebenarnya Kami...
Memiliki jalanan yang indah, tempat nongkrong yang nyaman, sama di sana juga ada taman air. Lebihnya lagi, kita bisa melihat langsung lapangan golf kelas dunia serta hotel kelas internasional.
Sebelum menjadi perumahan elit seperti saat ini, kawasan ini dulunya merupakan kawasan perkebunan sawit dan memiliki akses jalan yang sulit, pada tahun 1972 PIG berhasil mengubah menjadi kawasan perumahan komersial paling elit di Indonesia dan mempunyai jumlah penduduk lebih dari 35.000 jiwa, dengan projek pertamanya adalah komplek perumahan pondok indah.
Komitmen Pondok Indah untuk selalu memberikan yang terbaik menjadi dasar dan motivasi untuk mengembangkan setiap produknya. Dan kini, ditangani oleh para profesional yang berpengalaman dan terkenal di dunia properti, seiring dengan kepercayaan pemegang saham menjadikan Pondok Indah Group sebagai salah satu pengembang terkemuka dan terpercaya di Indonesia.
Harta kekayaan Wirdaya Poo saat ini sudah mencapai US$ 1,2 miliar atau setara dengan Rp 18,4 triliun. Pada tahun 2022 lalu, pria berusia 82 tahun itu menempati urutan 37 dalam daftar orang terkaya di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api
-
Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara
-
ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti
-
Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02
-
Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru
-
Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS