Selebtek.suara.com - Sebuah penelitian menemukan jalan kaki hanya 4.000 langkah sehari sudah cukup untuk memangkas risiko kematian dini, .
Artinya, orang yang tidak mencapai target populer 10.000 langkah per hari masih mendapatkan peningkatan kesehatan.
Ilmuwan di Medical University of Lodz di Polandia menganalisis data dari hampir 227.000 orang.
Mereka menemukan bahwa semakin banyak seseorang berjalan, semakin besar manfaatnya.
Risiko seperti penyakit jantung mulai turun setelah hanya 2.337 langkah per hari, yang bisa memakan waktu hanya 25 menit.
"Pengurangan signifikan dalam bahaya kematian muda dimulai setelah 3.967 langkah per hari dengan waktu sekitar 40 menit, Itu turun 15 persen ekstra untuk setiap 1.000 langkah lagi," kata peneliti Medical University of Lodz dikutip dari thesun, Rabu (9/8/2023).
Risiko di atas 60-an adalah 42 persen lebih rendah jika mereka berjalan antara 6.000 dan 10.000 langkah per hari, dibandingkan dengan yang tidak sama sekali.
Profesor Maciej Banach mengatakan bahwa studi yang kami lakukan menegaskan ketika seseorang semakin banyak berjalan, maka semakin baik.
“Kami menemukan bahwa ini berlaku untuk pria dan wanita, tanpa memandang usia," kata Banach.
“Sedikitnya 4.000 langkah sehari diperlukan untuk secara signifikan mengurangi kematian akibat penyebab apa pun, dan bahkan lebih sedikit lagi untuk mengurangi kematian akibat penyakit kardiovaskular,” ungkapnya.
Gaya hidup malas adalah pembunuh utama, menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.
Penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology menganalisis 17 penelitian sebelumnya.
Orang yang terlibat berjalan hingga 20.000 langkah sehari dan risiko kematian mereka masih menurun.
Dr Banach menambahkan bahwa analisis juga mengungkapkan jika seseorang tidak membutuhkan banyak gerakan untuk menjadi sehat.
"Kita tidak memerlukan begitu banyak langkah untuk mendapatkan manfaat kesehatan, yang merusak definisi kehidupan yang tidak banyak bergerak," tambahnya.*
Berita Terkait
-
Tak Bisa Bantah Lagi, Ari Wibowo Ketahuan Mabuk-mabukan Bareng Selingkuhan di Kelab Malam, Inge Anugrah Punya Buktinya
-
Gagal Buktikan Perselingkuhan Inge Anugrah, Ari Wibowo Justru Ketahuan Berselingkuh di Klub Malam
-
Jadi Crazy Rich Aceh dengan Penghasilan Miliaran Rupiah per Hari, Shella Saukia Pernah Diusir Tetangga dan Terlilit Hutang
-
Sebelum Krisdayanti Duet Bareng Anang, Raul Lemos Pernah Nangis Kejer di Pelukan Aurel Hermansyah Gegara Ini
-
Test Kepribadian: Ketahui Siapa Diri Anda dengan Mengepalkan Tangan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Mudik Gratis Kian Diburu Jelang Lebaran 2026, Jateng dan Jatim Jadi Tujuan Favorit
-
Ngabuburit Anti-Mainstream: Mandi Bola dan Pentingnya Penuhi Kebutuhan Bermain Bagi Anak Yatim
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan