Selebtek.suara.com - Transformasi digital semakin pesat di Indonesia seiring meningkatnya kebutuhan akan solusi layanan IT. Hal ini diakui oleh NEXTGEN Indonesia yang merupakan pionir distributor IT di wilayah Asia.
Pesatnya kebutuhan dan meningkatnya layanan IT melahirkan kerjasama guna mengatasi permintaan pasar. NEXTGEN Indonesia kemudian menjalin kerjasama dengan Trellix untuk memperkenalkan solusi keamanan data terdepan ke pasar Indonesia melalui rangkaian solusi Trellix, yang kini hadir dengan platform Open XDR dan didistribusikan secara resmi oleh NEXTGEN Indonesia.
Dengan populasi lebih dari 270 juta penduduk, Indonesia telah mengalami pertumbuhan digital transformasi yang luar biasa, termasuk di dalam nya start-up digital, perusahaan "unicorn" fintech, dan bisnis e-commerce.
“Sebagai salah satu negara berkembang di Asia, kami melihat peluang besar pada pasar Indonesia yang berkembang terutama dengan adanya akselerasi transisi menuju ekonomi digital baru pasca pandemi Covid. Kami sangat senang dapat ditunjuk secara langsung oleh Trellix sebagai distributor Trellix di Indonesia,” kata CEO NEXTGEN Group, John Walters dalam keterangan resminya, Rabu (9/8/2023).
John menambahkan, sejalan dengan komitmennya, NEXTGEN akan memberikan solusi yang terbaik bagi setiap perusahaan. Karenanya, kerjasama tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para perusahaan di Indonesia akan produk security yang dapat menangkap, menghubungkan dan menjaga data secara integrasi tanpa adanya risiko cyber threat.
Sebagai informasi, NEXTGEN memulai ekspansi di wilayah Asia dengan mendirikan kantor pusat di Singapura pada Januari 2021 dan mengembangkan layanannya ke Malaysia, Filipina dan Indonesia.
NEXTGEN menyediakan layanan berlandaskan “Distribution Reinvented” dengan menggabungkan teknologi-teknologi yang sedang berkembang, khususnya dalam data centre, cyber security, dan solusi berbasis cloud untuk dapat memaksimalkan layanan IT.
Executive VP and Managing Director of NEXTGEN Asia, Wendy O’Keeffe menambahkan, “selain layanan product security yang telah berada dibawah layanan NEXTGEN, dengan hadirnya Trellix sebagai bagian dari solusi portfolio NEXTGEN Indonesia, semakin melengkapi solusi yang dapat kami tawarkan bagi pelanggan kami,”.
Melalui perkembangannya, Trellix memperkenalkan Open XDR (Extended, Detection, and Response), yang bukan hanya sebuah produk, tetapi sebuah platform yang menjadi kumpulan solusi yang dimiliki oleh Trellix. XDR adalah teknologi yang disampaikan melalui cloud yang menjadikannya sebuah ekosistem yang mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan teknologi.
XDR adalah evolusi alami dari EDR yang diperluas ke vektor ancaman tambahan, seperti endpoint, email, jaringan, dan cloud.
Platform ini memiliki front-end seperti NDR (Network Detection Response), DLP (Data Loss Prevention), dan Firewalls, serta back-end seperti pengiriman melalui cloud, threat intelligence, dan otomatisasi yang bekerja secara harmonis.
Dengan platform Trellix Open XDR, pengguna dapat mengintegrasikan dan memiliki visibilitas dari jaringan internal, infrastruktur cloud, sistem industri hingga jaringan terisolasi, karena platform ini akan terintegrasi langsung ke pusat operasi keamanan pengguna (SOC).
Trellix Indonesia Country Manager, Hans Tanit, stated, "Kami melihat NEXTGEN sebagai distributor IT dengan komitmen yang kuat, terutama NEXTGEN Indonesia, yang merupakan distributor regional dengan tim lokal berpengalaman dan semangat tinggi. Hal ini sejalan dengan komitmen kami sebagai pemimpin industri dalam keamanan siber, terutama XDR, yang telah menjadi solusi utama bagi setiap perusahaan dalam menghindari ancaman siber."
Managing Director of NEXTGEN Indonesia Sanny Hadinata, menegaskan, “kerjasama ini merupakan langkah awal yang sangat baik dalam mewujudkan komitmen NEXTGEN untuk menyediakan solusi untuk berbagai kebutuhan produk keamanan bagi setiap perusahaan di Indonesia. Dengan kemitraan ini, kami berharap dapat semakin mendorong masyarakat, terutama para pelanggan kami, untuk mengenal solusi terbaru dari NEXTGEN dan Trellix dalam upaya mencegah kejahatan siber terhadap data mereka,” pungkasnya. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin
-
Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya
-
Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika
-
Review Film Mata Jiwa: Potret Kaum Marginal dan Akar Empati Tiyo Ardianto
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning