Selebtek.suara.com - Piyu Padi menciptakan lagu Penjaga Hati untuk Ari Lasso pada tahun 2001 setelah penyanyi ini keluar dari band Dewa 19 dan memutuskan bersolo karier.
Kini, Piyu memutuskan melarang Ari Lasso untuk menyanyikannya lagi Penjaga Hati di setiap penampilan.
Pasalnya, gitaris band Padi ini merasa tidak mendapat bayaran dari hasil royalti lagu tersebut.
“Dari awal, royalti Penjaga Hati itu cuma Rp130.000. Jadi untuk apa (Ari Lasso) membawakan lagu itu?," ungkap Piyu Padi berbicara di kanal YouTube Official Piyu Channel, yang tayang pada 14 April 2023.
Dia menambahkan,"Toh aku enggak dapat apa-apa."
Tentu saja, Piyu sebagai musisi sangat berharap karyanya itu bisa menjadi pemasukan yang signifikan, apalagi lagu tersebut hits di masyarakat.
Piyu menduga pihak event organizer tidak disiplin dalam melaporkan LMKN (Lembaga Manajemen Kolektif Nasional) ke Kemenkumham.
Pada tahun 2002, Ari Lasso mendapat penghargaan AMI Awards untuk kategori Artis Pria Solo Terbaik berkat lagu Penjaga Hati.
Ari Lasso berhasil mengalahkan Andre Hehanusa (Maafkan), Rio Febrian (Bukan Untukku), Ronnie Sianturi (Bintang Keabadian), dan Yana Yulio (Cinta Tak Pernah Berdusta).
Baca Juga: Link Video Tak Senonoh Seleb TikTok Syakirah 16 Menit Masih Diburu Warganet
Berita Terkait
-
Tes Kepribadian: Goa yang Kamu Pilih Bisa Ungkap Sifat Dominan Dirimu, Apakah Kamu Tipe yang Setia?
-
Pacar Brondong Nathalie Holcher, Yogi Ilham Ajarkan Bahasa Minang ke Adzam, Netizen: Adzam Bisa Bahasa Sunda Gak, Kan Ayahnya Sunda
-
Kuasa Hukum Verny Hasan Tegaskan Tidak Akan Pakai Cara Tes DNA Anak Rezky Aditya: Itu Bukan Kewajiban..
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana