Selebtek.suara.com - Virly Virginia mengungkapkan bahwa ia merasa terpaksa menerima tawaran menjadi pemeran utama dalam salah satu film produksi "Kelas Bintang" yang disutradarai oleh Irwansyah.
Sebagai anak tunggal dan sekaligus tulang punggung keluarganya, ia tak punya pilihan menolak tawaran untuk bermain film porno. Terlebih ia harus harus merawat ibunya yang sedang sakit.
"Kepalang mau. Terlebih saya ini anak tunggal, biayain orangtua. Saat itu habis pandemi, sepi job, saya habis sakit, mama saya juga sakit," kata Virly Virginia saat menjadi bintang tamu program Rumpi, Jumat (22/9/2023).
"Ya saya mau gimana, nolak juga gimana. Kita kan butuh uang, apalagi saya juga nanggung orangtua," lanjutnya.
Kondisi keuangan yang tidak baik-baik saja juga diketahui sang sutradara, Irwansyah. Dalam situasi tersebut, Irwansyah terus mendorong Virly untuk tetap profesional dalam bekerja.
"Sutradara kalau tahu kita butuh uang justru makin nge-push kita juga, 'gimana sih, katanya butuh uang? Vir profesional dong, lu kan butuh duit,'" ujar Virly meniru perkataan Irwansyah.
Awalnya ia ditawari untuk mengisi konten YouTube Kelas Bintang. Namun sesampainya di lokasi syuting, justru ia harus memainkan adegan dewasa.
"Saya awalnya ditawari untuk konten YouTube Kelas Bintang, tapi begitu sampai di set kenyataannya berbeda, ada touching (sentuhan)," kata Virly Virginia.
Meskipun pada saat itu Virly sudah menyadari bahwa situasinya tidak sesuai dengan yang diharapkan, dia merasa tidak bisa menolak tawaran tersebut karena sudah terlanjur terlibat.
Baca Juga: Imbas Bentrok Warga Vs Aparat, Komnas HAM Minta Pemerintah Tinjau Ulang PSN di Pulau Rempang
Namun, meskipun dia merasa terjebak dalam situasi tersebut, Virly Virginia juga menyatakan bahwa dia sangat malu dan menyesal atas keterlibatannya dalam kasus tersebut.
Pengalaman ini menjadi pelajaran baginya bahwa meskipun kebutuhan ekonomi sangat penting, dia akan tetap berhati-hati dalam memilih pekerjaan di masa depan.
Sebagai informasi tambahan, Virly Virginia adalah salah satu pemeran dalam film berjudul "Keramat Tunggak," salah satu dari 120 film dewasa yang diproduksi oleh "Kelas Bintang".
Selain Virly Virginia, masih ada 15 pemeran lain yang termasuk dalam film tersebut, seperti Siskaeee, Anisya Tasya Amelia alias Meli 3gp, Chaca Novita, dan lainnya. Para pemeran tersebut saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai