Selebtek.suara.com - Ada sebuah video viral yang cukup membuat geram. Seorang penonton Asian Games yang diduga asal Uzbekistan dihadang polisi China ketika melaksanakan shalat di venue.
Video yang diunggah kembali oleh akun Instagram @fakta.berita, Minggu (30/9/2023) memperlihatkan seorang yang mengenakan kaos putih sedang melaksanakan shalat.
Ia kemudian dihampiri oleh polisi China dan mencoba menghalangi setiap gerakan shalat penonton itu. Sementara orang yang memvideo awalnya tidak menggubrisnya.
Namun, ketika polisi tersebut semakin menghalangi gerakan sholat dengan sedikit mendorong, perekam video langsung menghampiri mereka.
Si perekam video kemudian mencoba menjelaskan tentang yang dilakukan penonton asal Uzbekistan itu. Ia juga meminta waktu agar penonton tersebut menyelesaikan shalatnya.
Petugas keamanan itu tampaknya bingun dan berusaha menghubungi temannya. Sementara si perekam video menjelaskan lagi kalau di venue even Asian Games Hangzhou tidak memiliki ruang beribadah.
Banyak yang geram dengan aksi yang dilakukan oleh petugas keamanan China itu. Apalagi event akbar ini tentu mendatangkan penonton yang berasal dari negara mayoritas muslim.
"Yang sholat itu kan enggak ganggu siapa-siapa, kenapa dipermasalahkan?," kata akun @pusp***.
"Emang jadi polisi China dipilih yang pinter-pinter enggak sih dan tau agama-agama di dunia apa aja gitu enggak sih?," tanya akun saha***. (*)
Baca Juga: Denise Chariesta Jatuh Terpeleset, Begini Kondisi Kandungannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026