Selebtek.suara.com - Pengacara Jessica Wongso di kasus Kopi Sianida, Otto Hasibuan mengatakan kliennya memilih mendekam di sel tikus daripada harus mengaku sebagai pembunuh Mirna Salihin.
Melansir kanal YouTube Deddy Corbuzier, Otto Hasibuan sempat membujuk Jessica Wongso agar mengajukan grasi vonisnya bisa diringankan bahkan bebas.
Namun, Jessica Wongso menolak mentah-mentah tawaran sang pengacara karena tidak ingin mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya.
Diketahui, permohonan grasi bisa diajukan apabila Jessica mengaku telah menaruh racun sianida ke dalam cangkir Mirna hingga membuatnya tewas.
"Dia bilang, 'Saya tidak mau grasi, saya tidak mau mengakui sesuatu yang tidak pernah saya lakukan. Mau 10 tahun atau 20 tahun lagi saya jalanin terus, karena saya bukan pembunuh, saya tidak melakukannya," beber Otto Hasibuan, dikutip pada Senin (9/10/2023).
Otto Hasibuan tak menyerah, baru-baru ini ia pun kembali membujuk Jessica agar mengajukan grasi. Lagi-lagi ia mendapat penolakan.
Otto menjelaskan Jessica sempat dimasukkan ke dalam sel tikus yang kondisinya sangat memprihatinkan. Namun, hal itu tidak membuatnya goyah dan mengaku sebagai pembunuh Mirna Salihin.
"Seorang perempuan, mulai waktu diperiksa di polisi, dimasukkan di selti (Sel tikus), lampu dihidupkan berapa bulan enggak tahu dia di dalam itu sampai matanya jadi kering, enggak ngaku juga," kata Otto.
Padahal, menurut Otto, kondisi sel tikus sangat menyedihkan. Bahkan, teroris pun tidak kuat untuk menempatinya.
Baca Juga: Viral Petugas Keamanan di Asian Games 2022 Serang Pria yang Sedang Salat, Bikin Geram Warganet
"Polisi kita ahli-ahli loh. Teroris sepuluh hari ditangkap ngaku semua, enggak kuat," ujar Otto.
"Jessica bertahan, dia dimasukkin selti juga, sampai sekarang bertahan," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Pantau Kondisi Kesehatan Gus Yaqut yang Dirawat di RS Polri
-
Jokowi Mulai Safari ke Lampung, Gerindra Tak Masalah: Selamat Ya, Sudah Sehat Kembali
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
4 Tablet Murah yang Cocok untuk Anak Sekolah, Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini