SUARA SEMARANG - Lagu Mendung Tanpo Udan yang populer dibawakan oleh Ndarboy Genk dijadikan versi novel oleh sang penciptanya Kukuh Prasetya Kudamai.
Novel Mendung Tanpo Udan diadaptasi dari judul lagu yang sama, secara runtut Kukuh Prasetya Kudamai menceritakan hingga akhir kisah cinta yang disampaikan dalam lagu.
Novel Mendung Tanpo Udan merupakan kolaborasi antara Kukuh Prasetya Kudamai dengan penulis Fairuzul Mumtaz.
Karya kolaboratif ini, sekaligus menjadi penutup tema Mendung dan Udan yang digarapnya sejak awal tahun 2021.
"Dan novel ini menjadi penutup karya saya dengan tema Mendung dan Udan. Di buku tersebut, juga disertakan lagu-lagu karya saya, yang dua di antaranya belum publish, total enam lagu," kata Kukuh, dalam siaran persnya, Sabtu (22/5/2022).
Dua karya serial Mendung Tanpo Udan yang terakhir, tersedia saat membeli novel dengan bentuk CD-nya yang ada di dalam buku tersebut.
Novel Mendung Tanpo Udan mengisahakan, bagaimana cinta dapat membuat seseorang keras kepala bertahan bersama pasangannya meski konflik dan pertengkaran silih berganti.
Novel Mendung Tanpo Udan, mengulik tentang dua karakter sentral yakni si lelaki Udan dan sang perempuan adalah Mendung. Kedunya menjalani kisah hidup yang pelik dengan konflik cinta mereka.
Sementara itu, Fairuzul Mumtaz penulis novel Mendung Tanpo Udan, membeberkan kisah di dalam bukunya.
Menurutnya, lagu-lagu Kukuh itu seperti fragmen-fragmen yang terputus tetapi terakit oleh satu tema.
“Setiap lagu bisa berdiri sendiri, memiliki ceritanya sendiri. Tidak harus mendengarkan secara serial. Tetapi kalau mau mendengarkan kisah panjangnya, ya harus didengarkan semua," katanya.
Novel ini lah yang kan menjadi pelengkap sekaligus menjawab dari rankaian fragmen yang terputus dari trilogi lagu Mendung dan Udan karya Kukuh.
"Nah, di situlah novel itu hadir memberikan alasan-alasan atau argumentasi atas berbagi sikap Mendung dan Udan menghadapi hubugan mereka sendiri,” kata Fairuz.
Fairuz menuturkan, Mendung adalah tokoh utama perempuan, dan Udan lelakinya. Keduanya terlibat kisah cinta yang keras kepala.
Konflik-konflik yang mereka hadapi sangat relate dengan kondisi saat ini. Termasuk, bagaimana keduanya menghadapi pandemi yang panjang.
Novel setebal 226 halaman itu, kata Fairuz, tidak hanya berisi kisah cinta, tetapi juga perenungan hidup, kritik sosial, politik, dan budaya.
“Jadi di dalamnya sangat kompleks. Tokoh Mendung dan Udan menjadi juru bicara untuk menyampaikan kritik-kritik itu,” katanya.
Ari Prabowo selaku manajer Kukuh Prasetyo Kudamai mengatakan bahwa tema Mendung dan Udan harus ditutup untuk menghindari kejenuhan. Namun tak menutup kemungkinan akan hadir dari genre seni yang berbeda.
“Dua judul lagu terakhir yang belum dipublikasikan adalah 'Udane Ora Roto' dan 'Terang'. Selesai di lagu itu," katanya.
Namun begitu, karya tersebut akan digarap dalam bentuk yang lain. Selain novel yang sudah tercipta, tidak lama lagi akan muncul pertunjukan teaternya.
"Kami sedang mencari produser untuk memproduksi filmnya. Semoga tahun ini. Kami mohon doanya,” kata pria yang akrab disapa Popo tersebut.
Novel Mendung Tanpo Udan diluncurkan pada tanggal 16 Februari 2022 di The Ratan, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Informasi harga mulai Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu, terbagi sesuai paketan antar buku, t shirt, totebag dan CD original.*
Berita Terkait
-
Ulasan Buku Anya's Ghost,Persahabatan Beracun dari Alam Baka
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal
-
Buku American Born Chinese, Krisis Identitas Generasi Kedua
-
Smoke Screen: Thriller Psikologis tentang Manipulasi dan Pengkhianatan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter