SUARA SEMARANG - Narasi lirik dari lagu Mendung Tanpo Udan yakni ‘aku moco koran sarungan, kowe blonjo dasteran’ mendapat pertanyaan dari netizen.
Netizen mempertanyakan dibalik sebuah lirik ‘aku moco koran sarungan, kowe blonjo dasteran yang diciptakan oleh Kukuh Prasetya Kudamai.
Ada sebuah pertanyaan dari netizen, yaitu ‘siapa yang kerja ?’ apakah suami atau sang istri yang diceritakan dalam lirik lagu ‘aku moco koran sarungan, kowe blonjo dasteran’.
Kukuh Prasetya Kudamai sang pencipta lagu Mendung Tanpo Udan dengan lirik ‘aku moco koran sarungan, kowe blonjo dasteran’, menjawab pertanyaan netizen tersebut.
Kukuh mengaku jika pada seri pertama dari trilogi Mendung dan Udan, muncul pertanyaan dari netizen. Utamanya pada narasi lirik ‘aku moco koran sarungan, kowe blonjo dasteran’.
Untuk menjawab pertanyaan netizen soal ‘siapa yang kerja’, Kukuh menjelaskan tentang isi lirik dari lagu Mendung Tanpo Udan yang populer dinyanyikan Ndarboy Gank.
Jika durasi lagu yang tentu saja pendek, dan tidak bisa menampilkan seluruh kehidupan sehari-hari apalagi menceritakan siapa yang bekerja. Sama seperti film, sinetron, dan lain-lain.
“Alurnya dimulai dari perkenalan, pengenalan masalah, masuk konflik, klimaks, dan diakhiri penyelesaian,” kata Kukuh, dalam rilisnya Sabtu (21/5/2022).
Bahwa lagu Mendung Tanpo Udan, fokus utamanya pada konflik yang disajikan dan bagaimana penyelesaian konfliknya. Begitu juga dalam Trilogi Mendung-Udan ini.
“Lihat saja sinetron, setiap hari kok konflik? Kapan kerjanya? Lihat juga buku atau film biografi seseorang,” katanya.
Kukuh juga mencontohkan pada karya seni lainnya misal biografi pada orang yang hidup selama 70 tahun, yang diceritakan dalam buku hanya 250 halaman atau 120 menit dalam film.
“Tentu saja yang diambil adalah fragmen-fragmen yang menarik untuk diceritakan. Masih ada alternatif lain, silakan tonton film action. Setiap hari kok gelut, kapan kawine? “ jelasnya.
Namun, ia juga memaklumi muncul pertahya tersebut, bahwa sebagian netizen seperti mengharapkan bayangan umum bahwa setelah menikah, suami harus kerja keluar rumah dan istri di rumah.
Bayangan ini seolah ingin mengabadikan patriarki dan feodal dalam relasi suami-istri.
Sementara hari ini, pekerjaan tak lagi melihat gender dan bisa dikerjakan di mana saja, termasuk di rumah.
“Siapa tahu si istri jualan daster online dan lakinya jualan ikan cupang dari rumah,” candanya.
Ia lantas mengutip prosais Seno Gumira Ajidarma, dengan mengambil pesan jika di era serba modern dan digital, apa saja bisa menjadi uang, yang selanjutnya bisa disebut sebagai hasil pekerjaan.
"Alangkah mengerikannya menjadi tua dengan kenangan masa muda yang berisi kemacetan jalan, ketakutan datang terlambat ke kantor, tugas-tugas rutin yang tidak menggugah semangat, dan kehidupan seperti mesin, yang hanya akan berakhir dengan pensiun tidak seberapa" kutipnya dari Seno Gumira Ajidarma.*
Berita Terkait
-
Lagi Viral, Rescene Sukses Raih Trofi Pertama Music Show Usai 2 Tahun Debut
-
Resmi Debut! Super Junior-83z Berjanji Tuk Saling Setia di Lagu Promise
-
Rilis Yo-I-Don! NCT Wish Sebarkan Semangat Memulai Awal Baru Penuh Harapan
-
Tak Sekadar Tempat Tinggal, Ini Arti Rumah dalam Lagu 'Yuk, Pulang' Idgitaf
-
Lagu Swim BTS Digugat soal Hak Cipta, BigHit Music Tegaskan Karya Orisinal
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog
-
HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review
-
Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya
-
Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
-
Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar
-
Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?
-
Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua