SUARA SEMARANG - Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengajak masyarakatnya untuk melakukan vaksinasi lengkap hingga booster.
Menurut Walikota Semarang, vaksinasi booster seperti rompi anti peluru yang bisa melindungi diri dari bahaya Covid-19.
Meskipun kasus Covid-19 di Kota Semarang sudah mereda, Walikota mengingatkan agar masyarakat tetap melakukan vaksinasi booster bagi yang belum melaksanakan.
Vaksinasi booster dikatakan bisa menjadi modal untuk menjaga tren positif berkurangnya kasus Covid-19 di Kota Semarang.
Dengan turunnya kasus Covid-19, itu membuat kegiatan-kegiatan kembali boleh digelar dengan mengumpulkan banyak orang.
Hendi, sapaan akrab Walikota Semarang merasa rindu berkumpul bersama warganya setelah selama dua tahun kegiatan berkumpul dibatasi.
"Bapak Ibu situasi seperti ini kan ngangeni, kita kemarin selama 2 tahun tidak bisa melakukan kegiatan seperti ini," ajak Hendi dalam kegiatan syawalan dan jalan sehat bersama warga RW VIII Permata Puri, Kelurahan Bringin, Ngaliyan Minggu (29/5/2022).
"Maka pesan saya untuk panjenengan semua, nanti selain olah raga supaya bisa membuat badan sehat, mari kita galakkan yang namanya percepatan vaksin booster," sambungnya.
Dia meminta, kerabat masyarakat yang hadir dalam acara tersebut juga diajak untuk melakukan vaksinasi booster.
"Vaksin memang bukan sebagai obat, tapi seperti rompi anti peluru agar kita bisa selalu sehat dan terhindar dari Covid-19," tegas Hendi.
Kegiatan berkumpul langsung dengan masyarakat tersebut bisa menjadi sarana bagi warga untuk dapat menyampaikan langsung keluhan maupun memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Semarang.
Berita Terkait
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Prabowo Jajal Kereta Mewah Nusantara Explorer, Intip Kemewahan Luxury Sleeper Train Buatan KAI
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar