SUARA SEMARANG - Jonathan Cantillana mengisyaratkan dirinya dipilih untuk menjadi kapten tim PSIS Semarang lewat unggahan instagramnya.
Sebelum Jonathan Cantillana, tugas sebagai kapten PSIS Semarang sebelumnya diemban oleh Wallace Costa.
Namun di akhir musim, PSIS Semarang mengakhiri kerjasama kontrak sehingga sosok kapten baru, seperti Jonathan Cantillana dibutuhkan dalam tim.
Sebenarnya kontrak Wallace Costa yang masih menyisakan satu tahun lagi.
Namun manajemen PSIS Semarang kala itu mengatakan bahwa formasi tim masih sangat dinamis.
Akhirnya, PSIS Semarang memilih menggunakan jasa Alie Sesay yang berposisi sama dengan Wallace Costa.
Di antara leguin asing PSIS Semarang, Jonathan Cantillana adalah pemain asing paling "senior" di Mahesa Jenar.
Tiga pemain asing lainnya, Taisei Marukawa, Carlos Fortes dan Alie Sesay baru didatangkan PSIS Semarang pada akhir musim.
Belum diketahui secara pasti apakah Jonathan Cantillana akan menjadi kapten utama.
Hal tersebut mengingat dalam PSIS Semarang masih ada beberapa sosok kapten lainnya seperti Hari Nur Yulianto, Septian David Maulana hingga Jandia Eka Putra.
Namun jika melihat komposisi pemain yang sekarang, Jonathan Cantillana lah yang akan lebih sering dimainkan mengingat masuknya Carlos Fortes dan Taisei Marukawa yang berposisi hampir sama dengan Hari Nur Yulianto dan Septian David Maulana.
Dalam instagramnya, Jonathan Cantillana mengunggah foto berseragam PSIS Semarang dan menuliskan caption singkat bergambar bola dan huruf C.
Unggahan Jonathan Cantillana tersebut kemudian dikomentari oleh mantan kiper PSIS Semarang, Joko Ribowo.
"New cap," tulis Joko Ribowo diikuti emote tanda cinta.
Mendapat komentar tersebut, Jonathan Cantillana malah mengutarakan rindunya pada Joko Ribowo.
Pemain berdarah Chile berpaspor Paletina itu meminta jersey Joko Ribowo ketika nanti liga sudah bergulir.
Diketahui, saat ini Joko Ribowo bermain untuk Barito Putera setelah kerjasamanya dengan PSIS Semarang berakhir.
Berita Terkait
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen
-
Dari AI hingga Hoaks, Jateng Media Summit 2026 Bahas Tantangan Berat Media Lokal
-
Jateng Media Summit 2026 Dorong Pemda Perkuat Strategi Digital untuk Tangkal Hoaks
-
DMS Spesial Semarang Ungkap Sosok Nyonya, Perempuan Kaya Raya Penuh Dendam di Villa Singotoro
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI
-
Purbaya Tunggu Keputusan Prabowo soal Potong Anggaran MBG
-
Bukan yang di Foto Viral, Ini Rincian Asli Uang Rupiah-Valas yang Disita KPK di Rumah Silmy Karim
-
ARTJOG 2026 Angkat Tema Regenerasi, Hadirkan Ruang Bertemunya Beragam Generasi dalam Dunia Seni
-
Polisi: Bundaran HI Wajib Steril dari Demo Mahasiswa agar Jakarta Tak Lumpuh!
-
Semen Gresik Konsisten Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 120 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri
-
Belum Sampai Bundaran HI, Aksi Mahasiswa Sudah Diwarnai Bentrokan dengan Aparat
-
Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN
-
Beda dengan di Layar Kaca, Mantan ART Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Jutek Banget
-
Ingatkan Soal PKI hingga RMS, Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Tak Anti Kritik