SUARA SEMARANG - ARTSPACE Artotel Gajahmada Semarang menjadi tempat yang selalu berganti suasana secara berkala karena sentuhan para seniman.
Pada awal Juni 2022, ARTSPACE Artotel Gajahmada Semarang menjadi ruang pameran tunggal seniman bernama Denny Apriyanto.
Setiap sudut ARTSPACE Artotel Gajahmada Semarang menjadi ruang bagi seniman rupa Denny Apriyanto ini untuk memamerkan karyanya hingga Agustus 2022 mendatang.
Dia membawa konsep Homo Hipokritus dalam pameran yang digelar di lobi Hotel Artotel Gajahmada Semarang kali ini.
Tema Homo Hipokritus baginya adalah menggambarkan kondisi saat ini yang terjadi di masyarakat pada umumnya dan tak bisa terlakkan.
"Manusia itu penuh kepura-puraan. Tingkah lakunya di masyarakat seperti ini, sedangkan jika berpindah ke tempat lain jadi seperti itu," kata dia, Jumat (3/6/2022).
"Dengan penuh kepura-puraan itu, sebenarnya aslinya kita sebagai manusia seperti apa sih," sambungnya menjelaskan tema besar dalam pemerannya.
Tidak hanya mengkritisi keadaan sekitar, dia juga menghadirkan karya 3D dalam bentuk buku yang dia beri nama "Buku Ini Aku".
Menurutnya, buku ini menggambarkan dirinya yang sebenarnya tidak hanya ada putih di dalamnya, melainkan ada warna hitam.
"Saya tidak putih-putih banget, ada bercaknya juga. Sebagai manusia harusnya kita mengakui kalau punya bercak. Bukan menutup-nutupi bercak tersebut hingga seolah-olah putih," paparnya.
Dalam pameran tunggal yang dia gelar di ARTSPACE Artotel Gajahmada Semarang, tidak hanya terdapat karya 2 dimensi, namun ada juga instalasi 3 dimensi.
Yang unik adalah lukisan yang mana Denny Apriyanto tidak hanya menggunakan medium kanvas, melainkan juga menggunakan akar wangi sebagai medium.
Alasannya memilih akar wangi dikarenakan dia melihat akar wangi yang biasanya menjadi alas meja makan.
Ketika ada tetesan air yang mengenai permukaan akar wangi yang jadi alas meja tersebut, maka akar wangi akan mengeluarkan aroma.
Dia mencari-cari dan bereksperimen mengenai medium akar wangi ini yang ternyata bisa dibeli dengan harga murah.
Berita Terkait
-
Jakarta Fair Edisi Ke-57 Resmi Digelar di Kemayoran
-
Karya Seni Tanpa Sampah, Begini Seniman Manfaatkan Limbah Jadi Media Seni
-
Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Belajar dari Pengalaman, Jerman Enggan Remehkan Curacao Jelang Duel di Piala Dunia 2026
-
Ahmad Luthfi Gandeng KPK Benahi Tata Kelola Tambang dari Hulu ke Hilir
-
Suka Doctor on the Edge? Ini 5 Drakor Medis Berlatar Daerah Terpencil
-
Klaim Tanpa Senjata Api, 6.088 Personel Gabungan Amankan Demo Mahasiswa di Jakarta
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Andi Sudirman Cek Langsung Progres Jalan Hertasning Hingga Burung-Burung
-
Mahasiswa Bakal Gelar Aksi Menuju Indonesia Bangkrut di Bundaran HI, Tuntut Harga BBM Diturunkan
-
Usia 17 Tahun 240 Hari, Gilberto Mora Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
-
BPK Apresiasi Kinerja Bulog, Capaian Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri Tembus 77 Persen