/
Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:21 WIB
Doc. Semarang.suara.com

SUARA SEMARANG - Dikritik jam tanding Piala Presiden 2022 terlalu malama berbeda dengan pendapat penyerang PSIS Semarang Taisei Marukawa.

Kontroversi jam tanding Piala Presiden 2022 mendapat kritik berbagai pihak yang menyatakan terlalu malam kurang baik.

Namun, penyerang PSIS Semarang Taisei Marukawa berbeda pendapat dengan banyaknya kritik soal tanding Piala Presiden yang dinilai terlalu malam.

Jam malam tanding Piala Presiden 2022 bagi Taisei Marukawa tak jadi persoalan bahkan ia merasa menang.

Salah satunya pada laga PSIS Semarang yang akan berhadapan dengan PSS Sleman pada jumat (24/6/2022) malam.

Laga yang digelar pada malam pukul 20.30 WIB bagi Taisei Marukawa juga tak menjadi masalah.

Taisei Marukawa merasa jika tanding jadwal malam hari memberi banyak keuntungan salah satunya tidak panas seperti siang atau sore hari.

"Untuk saya, keuntungan. Tidak panas," katanya.

Selain itu, Taisei Marukawa juga menyebut dengan tanding malam hari memiliki nuansa suprter yang lebih berbeda.

Baca Juga: PSIS Semarang vs PSS Sleman, Satu Tiket Lolos Fase Grup A Piala Presiden 2022

Menurutnya, selama dia bertanding malam hari justru banyak suporter yang datang ke stadion.

"Suporter juga akan datang, hal positif bagi kami," katanya.

Sebelumnya, ramai kritik jam tanding malam Piala Presiden 2022 salah saatunya di media sosial oleh akun Instagram @bri.ligasatu.

Pada Minggu (19/6/2022) akun Instagram Instagram @bri.ligasatu menyatakan boikot jam tayang dan tanding Piala Presiden 2022 pada hari ini.

Akun tersebut menyatakan alasannya karena terlalu malam, dimana ratio keamanan dan keselamatannya bisa dibilang rendah.

Mereka melalui unggahan menyampaikan lima alasan penolakan jam tayang Piala Presiden yang dianggap terlalu malam dan berikut rinciannya:

Load More