- Survei Indikator Politik Indonesia periode Januari 2026 menunjukkan kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen.
- Tingginya dukungan ini ditopang kuat oleh pemilih Generasi Z yang konsisten mendukung sejak Pilpres 2024.
- Alasan utama kepuasan responden meliputi pemberantasan korupsi, pemberian bantuan, dan program kerja yang dinilai baik.
Suara.com - Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto tetap tinggi pada awal 2026. Salah satu faktor utama yang menopang angka tersebut berasal dari dukungan pemilih generasi Z yang masih solid sejak Pilpres 2024.
Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menyampaikan survei dilakukan terhadap 1.220 responden warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun pada periode 15–21 Januari 2026. Hasilnya, sebanyak 79,9 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo.
"Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026," kata Burhanuddin dalam konferensi persnya yang dipantau di Jakarta, Minggu.
Berdasarkan temuan survei, sebanyak 13 persen responden menyatakan sangat puas dan 66,9 persen menyatakan puas. Sementara itu, 17,1 persen responden mengaku kurang puas, 2,2 persen tidak puas sama sekali, dan 0,8 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Burhanuddin menilai tingkat kepuasan tersebut tergolong tinggi untuk ukuran seorang presiden di awal masa pemerintahan. Ia bahkan membandingkan capaian tersebut dengan presiden-presiden sebelumnya.
"Approval rating Pak Prabowo lebih tinggi karena tadi Pak Prabowo bukan hanya menggantungkan modal elektoral dari dukungan dari Pak Prabowo sendiri tapi juga dari Pak Jokowi," kata dia.
Ia menambahkan, tingginya tingkat kepuasan juga dipengaruhi oleh dukungan kuat dari pemilih muda. Meski kelompok usia lebih tua juga menunjukkan kepuasan, basis utama pendukung Prabowo berasal dari generasi Z.
"Kemarin 71 persen pemilih Gen Z itu mengaku memilih Pak Prabowo menurut exit poll kita. Dan sepertinya tidak beranjak ya dari basis pemilih yang puas sama Pak Prabowo," kata dia.
Adapun alasan kepuasan responden terhadap kinerja Presiden Prabowo beragam. Sebanyak 17,5 persen responden menilai Prabowo memuaskan karena memberantas korupsi. Selain itu, 15,6 persen puas karena sering memberikan bantuan, 11 persen karena program kerja yang dinilai baik, dan 10,5 persen karena sudah melihat hasil kerja nyata.
Baca Juga: Cara Baru Gen Z Memaknai Valentine: Berbagi Sayang ke Orang-Orang Terdekat
Survei tersebut dilakukan dengan metode wawancara tatap muka, menggunakan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.
Berita Terkait
-
Cara Baru Gen Z Memaknai Valentine: Berbagi Sayang ke Orang-Orang Terdekat
-
Prabowo Janji Sediakan Lapangan Kerja dan Jutaan Rumah Murah, Ini Rencana Lengkapnya!
-
Prabowo di Mujahadah Kubro NU: Pemimpin Tak Boleh Dengki dan Cari-cari Kesalahan Orang Lain
-
Kampung Haji Segera Hadir, Prabowo Tekadkan Niat Tingkatkan Pelayanan dan Turunkan Biaya
-
Prabowo Ungkap Dana Umat Rp500 Triliun, Siap Bentuk Lembaga Pengelola Super?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar