SUARA SEMARANG - Bagi Anda yang sudah terlanjur menggunakan WhatsApp GB dan terblokir, ada cara untuk bisa kembali ke versi resmi.
WhatsApp GB adalah modifikasi dari aplikasi WA yang memberikan iming-iming fitur lebih banyak dari versi resminya.
WhatsApp GB biasanya tidak bisa ditemukan di PlayStore maupun AppStore karena memang bukan aplikasi resmi.
Dengan menggunakan WhatsApp GB, kemanan data Anda tidak akan terjamin, bahkan juga bisa terblokir.
Bagaimana cara agar bisa kembali ke WA resmi setelah terlanjur menggunakan WhatsApp GB dan terblokir? Simak langkah-langkah berikut ini yang kami rangkum dari ANTARA:
WhatsApp akan memblokir sementara pengguna jika terdeteksi melakukan aktivitas ilegal seperti menggunakan aplikasi modifidkasi seperti WhatsApp GB tersebut.
Jika masih saja melakukannya meski sudah diblokir sementara, platform bisa memblokir permanen pengguna tersebut dari WhatsApp.
WhatsApp memberikan cara untuk beralih ke aplikasi resmi jika sudah terlanjur menggunakan aplikasi seperti WhatsApp GB dan WhatsApp Plus.
Pada WhatsApp GB, tunggu masa blokir sementara berakhir untuk beralih ke aplikasi resmi.
Baca Juga: 5 Hal Sepele yang Bisa Membuat Gagal Interview Kerja, Jangan Lakukan!
Setelah blokir dicabut, pada WhatsApp GB, ketuk menu More, kemudian pilih Chats dan Back up chats. Setelah itu, keluar dari aplikasi dan buka setelan (setting) ponsel.
Pada setelan ponsel, ketuk Storage kemudian Files. Cari berkas bertulisan WhatsApp GB, ketuk dan tahan.
Ketuk More yang ada di pojok kanan atas kemudian pilih Rename untuk menamai ulang berkas tersebut sebagai "WhatsApp". Setelah langkah ini, keluar dari setelan ponsel.
Buka Play Store, lalu, unduh aplikasi resmi WhatsApp. Aplikasi resmi juga bisa diunduh di situs remi WhatsApp.
Masuk ke WhatsApp dan verifikasi nomor ponsel. Setelah itu akan muncul pemberitahuan untuk mengambil cadangan data. Pilih restore lalu ketuk next.
Dengan cara ini, WhatsApp bisa mengambil histori percakapan pengguna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Smoke Screen: Thriller Psikologis tentang Manipulasi dan Pengkhianatan
-
Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis
-
7 Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mahasiswa Jelang Skripsi
-
Motorola Luncurkan Program Beta Android 17 untuk Moto Edge 2025 dan G57
-
Cara Membuka Pola HP yang Lupa, Lengkap dan Mudah Dipahami
-
Maarten Paes Bantah Jordi Cruyff Sosok Penentu Kepindahannya ke Ajax
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
Calvin Verdonk Ukir Sejarah Usai Lille Berhasil Lolos ke 16 Besar Liga Europa
-
Dwi Sasetyaningtyas Bangga Anak Berpaspor Inggris, Emang Boleh Ortu WNI Pilihkan Anak Jadi WNA?