SUARA SEMARANG - Pelatih Tokyo Verdy, Hiroshi Jofuku menyebut bahwa Pratama Arhan memiliki kekurangan dalam dirinya yang harus segera diatasi.
Dalam pengamatannya selama bergabung di Tokyo Verdy, Pratama Arhan disebut masih memiliki kekurangan dalam melakukan pertahanan.
Padahal posisi utama Pratama Arhan sebelum direkrut Tokyo Verdy adalah bek kiri, baik di PSIS Semarang maupun Timnas Indonesia.
"Saya rasa Arhan perlu untuk lebih belajar lagi menguasai taktik individu pertahanan," ungkap Pelatih Tokyo Verdy, Hiroshi Jofuku dalam video yang diunggah akun TikTok @footballfandom_id.
Meskipun demikian, pihaknya menjelaskan bahwa Tokyo Verdy merekrut pemain muda untuk pembinaan.
Pemain muda seperti Pratama Arhan disebut memiliki potensi besar dan bisa berkembang.
"Saat ini Arhan sedang berada dalam suatu proses pengembangan potensi diri," katanya.
Dalam debutnya di Tokyo Verdy, Pratama Arhan tidak dimainkan di posisi naturalnya sebagai bek kiri.
Pratama Arhan malam didorong untuk lebih menyerang di sisi kiri sebagai penyerang.
Baca Juga: Selamat! Album CHECKMATE ITZY Telah Lampaui 472.394 Copy Penjualan
"Apakah Arhan lebih baik pada posisi bek kiri, posisi penyerang atau posisi geandang. Jadi semuanya sudah saya pikirkan baik baik," paparnya lebih lanjut.
Kemudian Hiroshi juga menilai bahwa kemampuan Arhan saat ini sudah layak untuk diterjunkan dalam sebuah pertandingan.
"Kemampuan Arhan seperti tehnik dan ide penyerangan yang dimiliki saat ini sudah mencapai level untuk dapat bergabung pada sebuah pertandingan," katanya.
Pemain muda asal Blora tersebut dikenal saat dirinya terpilih sebagai pemain muda terbaik di Piala Menpora dalam turnamen pramusim sebelum BRI Liga 1 musim 2021/2022 mulai.
Nama Pratama Arhan semakin dikenal dengan aksi lemparan jauhnya saat membela PSIS Semarang maupun Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI