SUARA SEMARANG - Ada pesan dari Krishna Murti saat ia tertinggal jauh lari oleh rekan seprofesinya.
Nama Krishna Murti kembali ramai dibicarakan oleh netizen setelah mencuat kasus Irjen Pol Ferdy Sambo.
Krisna Murti adalah sosok penting dalam kasus beberapa tahun lalu yang bikin gempar yakni kopi sianida dan bom Sarinah.
Dua kasus diatas juga mempertemukan antara Krishna Murti dengan Ferdy Sambo yang saat itu sama-sama bertugas di Polda Metro Jaya.
Netizen banyak membagikan momen video keduanya sangat dekat, saat wawancara ada Ferdy Sambo yang selalu dibelakang Krishna Murti.
Saat itu, Krishna Murti memimpin penyelidikan dua kasus tersebut selaku Kepala Dirreskrimum Polda Metro Jaya dengan pangkat Kombes Pol.
Sedangkan Ferdy Sambo selaku Wakil Dirreskrimum Polda Metro Jaya dengan pangkat AKBP.
Sekian tahun berselang, karir Ferdy Sambo melesat cepat dibanding mantan pimpinan dia saat di Reskrim Polda Metro Jaya.
Ferdy Sambo dengan pangkat terakhir yakni Irjen Pol atau perwira polisi bintang dua, sedangkan Krishna Murti saat ini berpangkat Brigjend Pol atau perwira bintang satu.
Baca Juga: Berikut Alur dan Cara Pencairan Bantuan Dana BOS Tahap 2 Kemenag, Simak Lengkap Dalam Artikel ini
Banyak Netizen yang mempertanyakan mengapa karier Krishna Murti justru disalip oleh Ferdy Sambo yang merupakan juniornya.
Krishna Murti melalui akun Instagram dan TikTok pribadinya mengunggah video yang seolah memberikan jawaban atas banyaknya pertanyaan di atas.
Sebuah video dengan caption berjudul 'Ojo Dibanding2ke' atau Jangan Dibanding Bandingkan.
Dalam video tersebut Krishna Murti sedang berlari pagi dengan para rekan seprofesinya.
Ia pun tertinggal jauh dengan sesama rekan polisi rombongan larinya.
Kemudian Krishna Murti memberikan pesan yang cukup berkesan untuk memahami bahwa setiap orang jangan dibandingkan.
Berita Terkait
-
Irjen Ferdy Sambo 'Ditahan' di Tempat Khusus selama 30 Hari
-
Respon Lemkapi Saat Irjen Ferdy Sambo Diisolasi di Mako Brimob: Mereka Melanggar Kode Etik
-
Selama 30 Hari Ferdy Sambo Ditempatkan di Mako Brimob Kelapa Dua
-
IPW: Perkara Irjen Ferdy Sambo Bak Film Mafia
-
Mahfud MD Pertanyakan Irjen Ferdy Sambo yang Hanya Diproses dalam Pelanggaran Kode Etik
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam