SUARA SEMARANG - Terungkap sudah skenario palsu yang menyatakan adanya baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E.
Rupanya senjata Brigadir J jenis HS-9 digunakan pelaku untuk menembak dinding rumah dinas Ferdy Sambo sehingga ada kesan adanya baku tembak dengan Bharada E.
Padahal kenyataannya, Bharada E lewat kuasa hukumnya mengungkapkan bahwa membuat skenario baku tembak hanya untuk alibi.
Burhanuddin menambahkan, termasuk fakta yang berkenaan tangan kanan Brigadir J yang memiliki luka di jari tangan kanannya.
Burhanunddin mengatakan, luka di tangan kanan Brigadir J disebabkan tembakan senjata berjenis HS-9 milik almarhum.
"Jadi senjata Almarhum yang tewas tersebut (Brigadir J) dipakai untuk tembak jari kanan itu," ungkap Burhanuddin kepada awak media, di Jakarta, Senin (8/8/2022) dikutip dari PMJ News.
Selain menembak jari, senjata milik Brigadir J dipakai untuk menembak dinding sampai langit-langit TKP.
"Menembak itu dinding arah-arah itunya," tuturnya.
Dengan pengakuan ini berarti tidak ada baku tembak seperti yang diucapkan sebelumnya.
Baca Juga: Angelina Sondakh dan Reza Artamevia Ziarah Bareng ke Makam Adjie Massaid
"Kalau informasi tidak ada baku tembak. Pengakuan dia tidak ada baku tembak," tambah Burhanuddin.
Saat ini Bharada E telah ditetapkan sebagai tersangka tewasnya Brigadir J.
Bharada E dijerat dengan Pasal 338 Jo Pasal 55 dan 56 KUHP atas kasus tewasnya Brigadir J.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo