SUARA SEMARANG - Inilah rahasia gurihnya tembakau Temanggung yang terkenal sebagai bahan bagi pabrikan rokok.
Tembakau Temanggung yang sebagian besar ada di dataran pegunungan Sindoro memiliki cita rasa khas.
Rahasianya tak hanya karena faktor geografis dengan ketinggian dataran perkebunan tembakau yang sejuk.
Kearifan lokal masyarakat Temanggung dalam merawat tembakau untuk menghasikan panen berkualitas juga turut diperhatikan.
Saat panen pertama tembakau adalah petik daun yang merupakan kualitas terbaik.
Seperti pada masyarakat Desa Giripurno, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, memiliki tradisi prosesi petik daun pertama yang dikenal dengan petik 12 daun pertama.
Ada makna filosofi arti dari tradisi petik 12 daun pertama saat panen tembakau bagi masyarakat Temanggung.
Angka 12 dihitung menurut penanggalan Jawa atau weton, seperti saat panen pertama tembakau pada Selasa (9/8/2022).
Dalam penanggalan Jawa, hari Selasa memiliki angka hitungan jumlah tiga. Bertepatan dengan Pahing, memiliki hitungan sembilan.
Baca Juga: Robert Alberts Hengkang dari Persib Bandung Usai Hasil Buruk di BRI Liga 1
"Selasa itu jumlahnya tiga, Pahing itu sembilan. Itu hitung-hitungannya maka jumlahnya 12," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Ganjar berkesempatan ikut panen petik pertama tembakau Gunung Sindoro Temanggung.
"Maka kepercayaan yang ada di masyarakat dijadikan simbol-simbol. Ada kan filosofi dari seluruh apa pun yang ada di desa," katanya.
Ganjar menjelaskan wiwitan tembakau merupakan tradisi di Kabupaten Temanggung.
Tradisi ini dilaksanakan setiap tahun, tepatnya untuk mengawali masa panen tembakau.
Acara kali ini berlangsung meriah dibandingkan tahun lalu karena sebelumnya terhalang dengan pandemi.
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Survei: Elektabilitas Ganjar Pranowo Disalip Anies Baswedan
-
Penyebab Kebakaran RSJD Surakarta Masih Dicari, Ganjar Pranowo Minta Lokasi Steril
-
Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Beda Tipis
-
Hasil Tes Pasien Suspek Cacar Monyet di Jawa Tengah Negatif
-
1 Orang di Jateng Suspek Cacar Monyet, Ganjar Pranowo Minta Masyarakat Tidak Panik
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
-
Enam Pelaku Perundungan Siswi Tana Toraja Ditangkap
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
3 Rekomendasi Mesin Cuci Panasonic yang Terbukti Awet dan Laris, Harga Murah!
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Lomba Sihir Meremajakan Melompat Lebih Tinggi dengan Nuansa Indie Pop
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Kapolres Perintahkan Tembak di Tempat Jika Begal Membahayakan
-
Rupiah Nyaris Rp18.000: Pasar Butuh Kebijakan, Bukan Teatrikal Senyuman
-
Jangan Sembarangan! Ini Cara Aman Menyimpan Gas Portable yang Sudah Dibuka