SUARA SEMARANG - Ada tiga narapidana terorisme dan napi korupsi yang mendapat remisi Kemerdekaan di HUT RI ke 77 di Lapas Kelas I Kedungpane Semarang.
Total ada 719 Napi Lapas Kedungpane Semarang terima remisi Kemerdekaan, 3 diantaranya napiter.
Remisi Kemerdekaan tertuang dalam Surat Keputusan (SK) diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada perwakilan narapidana, Rabu (17/8/2022).
“Kami ucapkan selamat kepada narapidana yang telah mendapatkan remisi," kata Ganjar Pranowo.
Ganjar berharap dengan pemberian remisi para napi saat bebas bisa mandiri dengan pembinaan pribadi yang telah diberikan selama di lapas.
"Harapan bisa menjadi bekal saat bebas nantinya,” katanya.
Kepala Lapas Semarang, Tri Saptono Sambudji menjelaskan bahwa narapidana yang mendapatkan remisi adalah yang telah memenuhi syarat substantif dan administratif.
"Mereka wajib berkelakuan baik dengan dibuktikan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu enam bulan terakhir," kata Tri Saptono.
Khusus narapidana tindak pidana korupsi, mereka yang mendapat remisi sudah membayar lunas denda dan uang pengganti.
Baca Juga: Bank Indonesia Dorong Semua Mal di Semarang Gunakan QRIS
"Ada 3 narapidana teroris yang mendapatkan remisi. Mereka telah mengucapkan Ikrar Setya terhadap NKRI dan mengikuti program pembinaan dengan baik di Lapas," ujarnya.
Kalapas merinci ratusan narapidana yang mendapatkan remisi saat hari kemerdekaan ini.
"Narapidana yang kami usulkan remisi terdiri dari 368 kasus pidana umum, 336 kasus narkoba, tiga kasus teroris, dan dua belas kasus tipikor," katanya.
Untuk tiga napiter mendapatkan jumlah remisi yakni dua napi mendapat remisi 4 bulan, serta satu napiter mendapat 3 bulan.
Tak hanya rincian jumlah narapidana, dia juga memaparkan masa remisi yang diberikan ke ratusan warga binaan.
"Yang mendapatkan remisi beragam mulai dari 1 bulan hingga 6 bulan dan 5 orang langsung bebas karena telah selesai menjalani masa pidananya," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Potret Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Kompak Pakai Baju Adat di Istana Negara
-
Amien Rais Beri Sejumlah Catatan Dalam 77 Tahun Kemerdekaan RI, Salah Satunya Singgung Persoalan di Kepolisian
-
HUT RI ke-77, Legend Persib dan Pejuang Kemerdekaan Berpesan Ini
-
Di Tengah Hiruk Pikuk Kemerdekaan, Begini Upacara Ala "Orang-orang Setengah Merdeka" di Jombang
-
Rayakan Kemerdekaan, Tantri Kotak Unggah Foto Terbang di Depan Candi Prambanan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Respons Berkelas Bek Persib Frans Putros soal Perang AS-Iran Untungkan Timnas Irak
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Minggu 15 Maret 2026
-
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Santuni 1.000 Bilal Mayit-Pengurus Masjid di Medan
-
Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Cerminkan Perbaikan Ekonomi dan Administrasi
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta dalam OTT Bupati Cilacap
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Tanjungpinang, Minggu 15 Maret 2026
-
Dua Mahasiswa Jatim Dievakuasi dari Iran, Ini Kata Khofifah
-
Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
Dubes Iran dan Anak-anak Indonesia Gelar Doa, Kenang 175 Siswi SD Minab yang Dibom Israel-AS