SUARA SEMARANG - CCTV dan pengawalan terus dilakukan selama 24 jam sehari untuk memastikan keamanan Bharada E.
Bharada E yang merupakan justice collaborator ini adalah salah satu dari lima tersangka pembunuhan Brigadir J.
Oleh karena itu, Pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terus memantau Bharada E melalui pengawalan anggota maupun CCTV seharian penuh.
Dalam pantauan yang dilakukan LPSK selama ini, pihaknya yakin bahwa Bharada E dalam kondisi aman.
"Jadi selain penempatan pengawalan, ada CCTV supaya suplai makanannya lebih terjamin," ujar Ketua LPSK Hasto Atmojo, Kamis (25/8/2022) dikutip dari PMJ News.
Pemantauan 24 jam kepada Bharada E telah dilakukan LPSK sejak dirinya berstatus justice collaborator.
"Sejak ditetapkan sebagai JC kita langsung koordinasi dengan Bareskrim untuk melakukan pengamanan kepada yang bersangkutan," ungkap Hasto.
LPSK juga akan dilibatkan dan mendampingi setiap proses hukum yang bakal dilalui Bharada E.
Diketahui, Bharada E merupakan orang yang diperintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.
Bharada E pada awalnya dijadikan tumbal Ferdy Sambo dengan skenario yang dibuatnya.
Namun belakangan terungkap bahwa aktor dalam pembunuhan Brigadir J adalah Ferdy Sambo sendiri.
Selain Bharada E dan Ferdy Sambo, ada tiga orang lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J, yakni Bripka R, Kuat Maruf dan Putri Candrawathi.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Solusi Kartu ATM BRI Tertelan atau Hilang Tanpa Pakai Buku Tabungan
-
Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Daftar Lengkap Titik Macet Parah di Jawa Barat saat Mudik 2026, Hindari agar Tak Tua di Jalan
-
Bye-Bye Apek! Ini 5 Cara Ampuh Usir Bau Tak Sedap di Dalam Mobil
-
Tren Mobil Hybrid Meningkat Jetour T2 PHEV Siap Jadi Pendatang Baru di Pertengahan Tahun
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kevin Diks Kaget Lihat FC Copenhagen Terpuruk dan Terancam Degradasi
-
Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang
-
Tolak Fasilitas Mewah, Dedi Mulyadi Rombak Mercy Dinas Jadi Ruang Bersalin Darurat di Tol Cipali