SUARA SEMARANG - PT Mega Akses Persada (FiberStar) sebagai penyedia layanan infrastruktur berbasis serat optik dengan skala nasional terus memperluas jaringan di Jawa Tengah.
Kerjasama dengan Huawei penyuplay teknologi perluasan jaringan dilakukan guna memberikan solusi terbaik guna menunjang infrastruktur jaringan FiberStar.
Dalam rangka meningkatkan hubungan yang baik serta menciptakan kerjasama yang optimal, FiberStar & Huawei melakukan Roadshow di Kota Semarang.
Roadshow merupakan rangkaian kegiatan di 7 kota besar seperti Jakarta, Palembang, Semarang, Surabaya, Medan, Purwakarta dan Bali untuk menggelar acara Technofeast (Technology, Fiber, Eat, and Social Time).
Acara Technofeast ketiga diadakan di PO Hotel Semarang pada hari selasa 23 Agustus 2022 mulai pukul 10.00 – pukul 14.00 wib. Di kota Semarang, Miftakhul Khoir selaku Regional Division Head.
Technofeast diharapkan dengan berlangsungnya acara Technofeast di Semarang, klien dari FiberStar dan Huawei bisa mendapatkan informasi terkini mengenai teknologi terbaru l.
Pemahaman digunakan sehingga dapat memperbanyak jangkauan dengan mengkoneksikan jaringan di wilayah Semarang walaupun kondisi saat ini masih adanya virus covid – 19 yang mewabah.
Acara Technofeast rangkaian kegiatan yang dilakukan antara lain sambutan dari FiberStar dan Huawei, pemaparan mengenai profil FiberStar, pemaparan mengenai network FiberStar dan pemaparan mengenai teknologi terbaru.
"Semoga acara Technofeast menjadi sebuah awal mula yang baik bagi FiberStar dan Huawei untuk saling bersinergi. Kami juga ucapkan terima kasih kepada Intikom dan VST ECS yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran acara ini” Ujar Bapak Marcelus Ardiwinata selaku Commerce dan Network Director PT Mega Akses Perkasa (FiberStar).
Baca Juga: Demi Keamanan, CCTV Pantau Aktivitas Bharada E 24 Jam
“Kerjasama yang dilakukan diharapkan memberikan kemajuan bagi perkembangan teknologi Indonesia yang menunjang produk solution seperti FSI, Cloud, FTTH dan SDWAN,” Ujar Mason Min Selaku Director of Huawei Indonesia Enterprise.
Acara Technofeast telah berlangsung dengan lancar dan tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (5M).
Berita Terkait
-
Menyambut Liga 2 2022/2023, Persipa Pati Pinjam Empat Pemain PSIS Semarang
-
Prihatin Melihat Anak-anak Marjinal di Kawasan Kota Lama Semarang, Para Pelajar Gelar Pembelajaran Gratis
-
PSIS Semarang Resmi Coret Sergio Alexandre, Netizen: Cuma Gacor Pra Musim
-
DANA Sebut Potensi Transaksi Digital di Indonesia Kian Besar
-
Rooms Inc Semarang Sambut HUT ke-5 dengan Tema 'The Fifth Courage of Revive'
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia
-
Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026
-
4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review
-
Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil
-
Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC
-
Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA