SUARA SEMARANG - Putri Candrawathi tetap mengaku sebagai korban pelecehan seksual dalam kasus penembakan Brigadir J.
Hal tersebut membuat pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak semakin bingung pada pengakuan Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan.
Bahkan Kamaruddin Simanjuntak tidak percaya pada pengakuan Putri Candrawathi karena selalu berubah.
Pada awalnya, Putri Candrawathi mengaku dilecehkan di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga hingga memicu tembak menembak seperti yang diskenariokan.
Namun fakta baru terungkap bahwa tidak ada tembak-menembak. Hanya ada penembakan yang dilakukan Bharada E atas perintah Ferdy Sambo.
Pengakuan Ferdy Sambo kemudian berubah karena pemicu kemarahannya saat Putri Candrawathi dan Brigadir J berada di Magelang.
"Ya tidak percaya. Orang pertama dibilang (pelecehan itu terjadi) di Duren Tiga kok (sekarang) lompat ke Magelang,” tutur Kamaruddin, Senin (28/8/2022).
Kamaruddin bahkan mempertanyakan peristiwa dan kapan waktu dugaan pelecehan dialami Putri Candrawathi.
Dirinya meminta hal tersebut dijabarkan ke publik secara rinci dan jelas.
Baca Juga: Positif Covid-19, Menkes Budi Gunadi Sadikin : Mohon Doanya Agar Saya Segera Pulih
"Kalau sampai antar kota, antar provinsi itu tidak masuk akal ya. Jadi musti tanyakan dulu Ibu Putri kapan dan di mana dia jadi korban, tanggal berapa, hari apa, jam berapa biar gampang kita patahkan, kan gitu," jelasnya.
Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka dalam pembunuhan Brigadir J.
Putri Candrawathi dijadwalkan akan melakukan rekonstruksi bersama tersangka lainnya pada Selasa 30 Agustus 2022 di TKP, yakni rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Imsak Palembang Hari Ini 17 Maret 2026, Jangan Sampai Terlewat Batas Sahur
-
Imsak Bandar Lampung 17 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Batas Sahur dan Jadwal Salat Hari Ini
-
Imsak Jakarta 17 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Batas Sahur dan Jadwal Salat Hari Ini
-
Mudik Bukan Lagi Pilihan Utama? Banyak Keluarga Pilih Rayakan Lebaran dengan Staycation di Hotel
-
Promo Alfamart Sumsel! 7 Paket Snack Mudik Murah, Ada Tango dan Marjan Hanya Rp40 Ribuan
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
48 Ribu Pemudik Sudah Menyeberang ke Sumatera, Merak-Bakauheni Mulai Dipadati Kendaraan
-
iNews TV Dijatuhi Sanksi oleh KPI, Buntut Pernyataan Abu Janda di 'Rakyat Bersuara'
-
Sial! Lagu 'So Asu' Naykilla Menjadi Candu yang Menghina Selera Musik Saya