SUARA SEMARANG - Pegawai Bapenda Kota Semarang yang dilaporkan hilang sejak 25 Agustus 2022 lalu rupanya hendak dipanggil polisi terkait kasus korupsi.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, Pegawai Bapenda Kota Semarang tersebut seharusnya menghadiri panggilan Ditreskrimsus Polda Jateng terkait dengan tindak pidana korupsi.
Diketahui, pegawai Bapenda Kota Semarang yang hilang tersebut bernama Iwan Budi yang sempat membuat heboh media sosial.
Pihak Bapenda Kota Semarang dan keluarga pun telah mengumumkan bahwa Iwan Budi hilang sejak beberapa waktu lalu di media sosial.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan pihaknya melacak keberadaan Iwan Budi yang hilang tersebut.
"Sedang kita telusuri apakah hilang atau menghilang," kata Irwan di Mapolrestabes Semarang, Senin (5/9/2022).
Pihak kepolisian juga sedang berkoordinasi dengan pihak keluarga pegawai Bapenda Kota Semarang tersebut karena dianggap mengetahui keberadaan Iwan Budi.
"Kita koordinasi dengan keluarga karena keluarga-lah yang tahu korban dan kebiasannya," jelasnya.
Sebelumnya, pihak Bapenda Kota Semarang lewat akun twitternya, @bapenda_smg mengumumkan bahwa salah satu pegawainya bernama Iwan Budi Prasetyo hilang sejak 24 Agustus 2022.
Baca Juga: Harga BBM Subsidi Naik, Pemprov DKI Berupaya Tekan Potensi Kenaikan Harga Kebutuhan
"Mohon bantuannya, apabila melihat keberadaan ybs. Bisa hubungi kontak di bawah ini. Terimakasih," tulis admin Bapenda Kota Semarang pada Senin (29/8/2022).
Dalam unggahan tersebut, Iwan Budi dilaporkan hilang dengan menggunakan sepeda motor pelat merah dengan nomor polisi H 9799 RA.
Terakhir Iwan Budi diketahui mengenakan seragam putih dengan tulisan Bapenda Semarang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
Lompat Dari Jendela, Bule di Bali Bawa Kabur iPhone dan MacBook Senilai Rp58 Juta
-
Teka-teki Izin Terbang Pesawat AS di Langit RI, Ancam Kedaulatan?
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia