Menurut Gembong, Walikota Semarang Hendrar Prihadi merupakan sosok yang bisa menjadi solusi persoalan yang ada di Jakarta.
Dia menyebut, permasalahan yang ada di Semarang sama dengan di Jakarta. Hanya saja berbeda cakupan luasan wilayahnya saja.
"Sharing tentang persoalan Jakarta dan Semarang. Salah satunya penangan banjir dan rob," katanya.
Gembong juga mendengar cara Hendrar Prihadi berhasil dalam menata kawasan Kota Lama Semarang. UMKM di Kota Semarang juga dinilai berhasil tumbuh bangkit paska pandemi.
"Kita anggap dia sukses membangun daerahnya," katanya.
Pihaknya juga menyampaikan hal yang sama tentang kondisi Jakarta tak jauh beda dengan Semarang.
Bahwa apa yang dia sampaikan kepada Hendi, sapaan Hendrar Prihadi, agar tidak kaget dengan kondisi Jakarta.
"Saya sampaikan persolan Jakarta gini lho, jadi jangan kaget dengan persoalan Jakarta," katanya.
Gembong juga menerangkan, bagaimanapun posisi sebagai gubernur DKI Jakarta adalah prestis dan punya banyak keuntungan.
Baca Juga: NCT Dream akan Tampil di Korean Wave 2022. Ini Cara Beli Tiketnya!
Terutama Terkait besarnya kewenangan yang dimiliki gubernur DKI dibandingkan dengan jabatan kepala daerah lainnya.
"Kewenangan (gubernur) Jakarta besar. Hirarki gubernur Jakarta itu satu garis komando, dibandingkan Jawa tengah. Dia bisa angkat pejabat RT," jelasnya.
Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi atas kunjungan rombongan Fraksi PDIP DKI Jakarta ke kantornya.
"Senior saya fraksi PDIP DKI Jakarta, kita sharing beberapa hal," katanya.
Terkait peluang akan ditarik sebagai kandidat Cagub DKI Jakarta pada Pemilu 2024, Hendi, sapaan Walikota Semarang mengaku hanya petugas partai.
"Itu wilayah pimpinan partai, kalau saya memang ditugaskan ya jalani. Jadi walikota ya jalani," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Ludes! Tiket NCT 127 2nd Tour 'Neo City : Jakarta The Link' Habis Terjual
-
Bagi Anda Pengemar Musik DJ, Jangan Lewatkan Aksi Dinar Candy Akan Tampil Langsung di Legends Club Semarang
-
Jenazah ASN Bapenda Iwan Budi, Korban Pembunuhan dan Saksi Korupsi Aset Pemkot Semarang Dimakamkan
-
Terbuka Peluang Hendrar Prihadi Jadi Gubernur Jakarta, Dapat Restu Fraksi PDIP DKI
-
BMKG Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini, Kamis, 22 September 2022. Hujan Ringan Mulai Sore Hari
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Bugatti Chiron Herms Edition, Hypercar dengan Sentuhan Fashion Mewah
-
28 Kode Redeem FC Mobile 1 April 2026, Amankan Hadiah Spesial dan Kunci Jawaban Kuis Level Susah
-
Balik Main Sinetron, Arya Saloka Pilih Sutradara dan Penulis Sendiri
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Jokowi Jamu Hidangan Spesial untuk Dubes Iran, Ada Gulai Kambing, Lontong Sayur hingga Nasi Goreng
-
3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Drama Karpet Kuning di Bandung: Teka-teki Izin Kepolisian yang Membayangi Musda Golkar Jabar
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?