SUARA SEMARANG - Siapa Pengacara Yosep Parera yang kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK kasus suap pengurusan perkara Mahkamah Agung, berikut profil biodata lengkap dia.
Dalam profil dia jika Yosep Parera adalah seorang Pengacara asal Kota Semarang. Nama dia cukup terpandang dalam bidang pembelaan hukum di Ibu Kota Jawa Tengah ini.
Salah satunya, Yosep Parera menjadi Pengacara atau lawyer dari Koperasi Simpan Pinjam Intidana, yang menjadi topik kasus dalam suap perkara yang menjerat dia sebagai salah satu tersangka.
Yosep Parera memiliki kantor hukum atau Law Firm di Semarang. Dia juga punya banyak kegiatan dalam hal edukasi tentang hukum dan pemberantasan korupsi.
Karir Yosep Parera sebagai profesi penasehat hukum berawal sejak tahun 2000. Kegiatan lainnya adalah akademisi sebagai dosen Hukum Bisnis di salah satu kampus sekolah tinggi ekonomi di Kota Semarang.
Sementara, untuk edukasi hukum ia getol memberikan dan mengisi materi di stasiun TV serta radio lokal sebagai narasumber bidang hukum.
Salah satu langkah yang fenomenal yaitu Yosep Parera dengan inisiatif sendiri mendirikan Klinik Hukum Rumah Pancasila, yang menjadi salah satu kanal akun hukum di media sosial TikTok.
Dia juga sebagai Pendiri Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) DPC Peradi Semarang.
Dalam penekunan bidang itu, ia juga pernah menerbitkan 3 buku yang ditulis bersama rekan-rekannya, sebagai berikut:
- PANORAMA HUKUM DAN ILMU HUKUM, ditulis bersama-sama dengan Dr. Bernard L. Tanya, S.H., M.H. (2018).
- ADVOKAT DAN PENEGAKAN HUKUM (Januari 2017).
- PANCASILA BINGKAI HUKUM INDONESIA, ditulis bersama-sama dengan Dr. Bernard L. Tanya, S.H., M.H. dan Samuel Frederik Lena, S.H., M.H. (2015).
Berikut biodata Yosep Parera yang dilansir melalui beberapa sumber:
Nama Lengkap: Th. Yosep Parera, S.H., M.H.
Tanggal lahir: –
Tag
Berita Terkait
-
Daftar 10 Nama yang Terjerat OTT KPK Hakim Agung Sudrajad Dimyati, ada Pengacara Kondang dari Semarang Yosep Parera
-
Siapa Hasnaeni Atau Wanita Emas? Simak Profilnya Berikut Ini
-
Daftar 10 Nama Tersangka Kasus Dugaan Suap Perkara MA, Ada Hakim Agung hingga Pengacara Semarang
-
BMKG Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini. Jumat, 23 September 2022. Hujan Sedang di Kala Sore
-
Jokowi dan PDIP 'Rebutan' Walikota Semarang Hendar Prihadi, Ditarik ke LKPP atau Calon Gubernur DKI Jakarta
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
2 Kubu di Keraton Solo Tetap Gelar Kirab Malam 1 Suro, Duduk Saling Membelakangi
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo