SUARA SEMARANG - Tipis peluang dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman untuk jadi Panglima TNI.
Estafet kursi kepemimpinan TNI dari Andika Perkasa menurut pengamat militer tak layak disandang oleh Dudung Abdurachman.
Pengamat militer yang juga Analis Militer dan Pertahanan, Connie Rahakundini menjelaskan soal peluang tipis Dudung Abdurachman menjabat Panglima TNI mendatang.
Karenanya, Connie menyarankan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman harus legowo untuk tak lagi berambisi naik takhta menjadi Panglima TNI.
Ia menjelaskan beberapa sebab mengapa Dudung Abdurachman tipis peluang untuk menjadi Panglima TNI menggantikan Andika Perkasa.
Sebab diantaranya, menurut dia, Dudung Abdurachman telah menyalahi wewenangnya soal kasus dengan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon.
Di mana Dudung Abdurachman mengerahkan prajurit untuk menyampaikan protes terhadap anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon.
"Paling tidak KSAD itu akan menyadari kalau ini sudah salah langkah dan kubur lah mimpinya jadi Panglima, menurut saya ini telah melampaui wewenangnya," kata Connie Rahakundini, saat diskusi dalam YouTube Akbar Faizal Uncensored yang dikutip Selasa (20/9/2022).
Kemudian, Connie Rahakundini, menyebutkan nama lain untuk direkomendasikan kepada Presiden Jokowi, untuk jadi Panglima TNI usai Jenderal Andika Perkasa pensiun, harapan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman disebut pupus.
Baca Juga: Foto Teaser Album Mini Pertama Seulgi Red Velvet Berkonsep Horor
Lantas, Connie Rahakundini, menyatakan ada sosok yang pantas untuk menjadi pengganti Jenderal Andika Perkasa.
Nama tersebut yakni, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.
"Jadi kalau saya boleh bicara sama presiden Jokowi, udah lah panglima (TNI) besok ini pak Yudo saja lah," kata dia.
Ada alasan mengapa Connie Rahakundini mengatakan nama Yudo Margono layak menjadi Panglima TNI menggantikan Andika Perkasa.
Connie Rahakundini menyatakan memilih (KSAL) Laksamana Yudo Margono karena sejalan dengan impian Presiden Jokowi.
Menurutnya Yudo Margono layak mewujudkan impian Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai negara poros maritim.
Tag
Berita Terkait
-
Asik! Umur dan Tinggi Badan Masuk TNI Dipangkas
-
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Revisi Syarat Penerimaan Taruna TNI: Tinggi Badan Putra 160 Cm dan Putri 155 Cm
-
Cerita Haru Perwira TNI Keturunan Tionghoa Pertama Mengabdi Jadi Dokter Militer
-
Panglima Andika Revisi Penerimaan Taruna TNI, Syarat Tinggi Badan Jadi 160 Cm Untuk Laki-laki Dan 155 Cm Putri
-
Penerimaan Taruna Direvisi, Jenderal Andika: Mengakomodasi Kondisi Remaja
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR
-
CFD Ampera Palembang Minggu III Membludak, Warga Protes Jalan Ditutup Sampai Jam 9 dan Parkir Mahal
-
Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Plafon Rp25-50 Juta Jadi Favorit UMKM di Makassar, BRI Catatkan Tren Positif di Awal 2026
-
Dana Rp62 Miliar Dikucurkan untuk Program Beasiswa Mahasiswa di Riau