SUARA SEMARANG – ‘Lagi sibuk apa?’ kalimat yang kerap digunakan sebagai sapaan pembuka saat bertemu dengan teman, relasi, maupun kerabat, ternyata dinilai oleh Daniel Mananta sebagai pertanyaan yang menimbulkan ‘tekanan’.
“Sekarang kita jarang ngomong ‘hi, apa kabar?’, ke teman-teman kita. Seringnya bertanya ‘lagi sibuk apa?’,”kata Daniel Mananta melalui unggahan video di akun instagramnya pada Rabu (28/9/2022).
Pria yang juga dikenal sebagai VJ Daniel ini mengungkapkan, ‘sibuk’ di kultur masyarakat saat ini, menjadi sebuah status sosial. Artinya, jika seseorang tidak sibuk, maka ia akan dinilai sebagai seorang pemalas, gagal dan tidak sukses.
Begitu pula sebaliknya. Bila pertanyaan tersebut dijawab dengan padatnya kesibukan dan segudang kegiatan lainnya, maka orang tersebut akan dikategorikan sukses.
Daniel mencontohkan, saat seseorang bertanya ‘Eh Nil, lu lagi sibuk apa?’. Sebetulnya, Daniel tidak tengah dalam kondisi yang terlalu sibuk. Namun, karena sibuk sudah menjadi kultur sebagai indikasi sukses, maka ia mulai mengarang-ngarang berbagai kesibukan.
“Ya supaya gue kelihatan bukan pemalas aja, supaya gue kelihatan kayak orang sukses gitu,”kata CEO dari label Damn I Love Indonesia.
Daniel merasa, semakin orang sering menanyakan ‘lagi sibuk apa?’, maka akan menjadi tekanan bagi orang yang ditanya. Kini, ia pun mulai mengubah pertanyaan tersebut.
“Gue sekarang ngomongnya, lu lagi ngerjain apa? Aktivitas lu apa? Atau apa kabar?,”kata pemilik kanal youtube Daniel Mananta Network ini.
Daniel juga memiliki alasan lain, bahwa banyak hal-hal yang seolah membuat orang sibuk, tapi ternyata hal-hal tersebut tidak penting di hidup mereka. Sibuk yang hanya sekedar mengikuti arus saja.
“Secara produktivitas banyak banget, temen-temen lo bakal bilang, gila lu sibuk banget, dan lu ngerasa bangga dengan kesibukan lu itu. Padahal, ternyata itu ngga efektif sama kehidupan lu,”katanya.
Ia menggarisbawahi, untuk hidup berdasarkan prioritas. Sehingga tidak ada penyesalan, manakala kesibukan yang dilakukan ternyata tidak sesuai dengan visi misi hidup.
“Apakah yang gue lakukan sekarang ini membangun hubungan dengan gue dan anak-anak gue, dengan istri gue, membangun diri gue juga. Apakah sesuai dengan visi misi hidup gue gitu,”katanya.
Banyak orang, lanjutnya, paham visi misi buat perusahaan, tapi mereka tidak tahu visi misi untuk diri mereka sendiri. Hidup sekedar mengalir saja, sekedar ikut-ikutan teman atau tren. Pokoknya, sibuk.
“So guys, pertama menurut gue, kalau misalnya ketemu sama orang, yuk kita coba ganti kata ‘apa kabar’ aja, cukup, bukan ‘lo lagi sibuk apa?’. Jangan taruh pressure ke orang lain. Kedua, please be mindful, kesibukan lu sekarang ini membangun lu atau sebenarnya lu cuman sibuk demi kelihatan sibuk,”ujarnya.
Banyak warganet yang sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Daniel Mananta. Bahkan, artis Luna Maya juga ikut mengomentari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Pena Rp2 Ribu vs MBG Ratusan Triliun: Di Mana Nurani Pendidikan Kita?
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League